kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Amdatara Soroti Tantangan Regulasi di Tengah Pertumbuhan Industri AMDK


Selasa, 03 Februari 2026 / 20:07 WIB
Amdatara Soroti Tantangan Regulasi di Tengah Pertumbuhan Industri AMDK
ILUSTRASI. Ketua Umum Perkumpulan Usaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Karyanto Wibowo (DOK/Amdatara)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia masih memiliki peluang pertumbuhan yang besar, meski di saat yang sama dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama dari sisi regulasi, kebijakan lingkungan, serta distribusi. 

Ketua Umum Perkumpulan Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara), Karyanto Wibowo, mengatakan industri AMDK merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan hidrasi masyarakat. 

“Ini segilas gambaran tentang industri air minum dalam kemasan di Indonesia. Jadi memang ini adalah salah satu industri yang sangat penting di Indonesia untuk memberikan hidrasi yang sehat kepada masyarakat, kepada konsumen kita,” ujarnya, dalam konferensi pers Rakernas I Amdatara, pada Selasa (3/2). 

Menurut Karyanto, industri AMDK telah tumbuh pesat sejak pertama kali berdiri pada 1973. Dari yang awalnya hanya satu pabrik dengan kapasitas sekitar 6 juta liter per tahun, jumlah pelaku usaha kini meningkat signifikan menjadi ribuan perusahaan. 

Baca Juga: Asosiasi Baru AMDATARA Resmi Berdiri, Perkuat Tata Kelola Industri AMDK

Dari sisi kinerja, industri AMDK mencatatkan produksi sekitar 46 miliar liter per tahun dan menyerap sekitar 46 ribu tenaga kerja. Sementara revenue industri ini mencapai lebih dari Rp20 triliun per tahun, dengan pertumbuhan yang relatif stabil. 

Ia menilai, peluang pertumbuhan industri AMDK masih terbuka lebar, didukung oleh ketersediaan sumber daya air serta besarnya pasar domestik dengan jumlah penduduk lebih dari 220 juta jiwa, yang menjadi faktor pendorong utama pertumbuhan.

Namun di balik peluang tersebut, industri AMDK juga menghadapi tantangan yang tidak ringan. Karyanto menyoroti kebijakan pemerintah sebagai salah satu isu utama yang perlu diantisipasi oleh pelaku usaha. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus industri antisipasi, terutama terkait perizinan dan perpajakan, baik pajak air tanah maupun pajak air permukaan.

Tantangan lain datang dari belum sinkronnya regulasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebut, dalam beberapa hal, peraturan tersebut bisa bertolak belakang atau saling konflik, yang tentunya membingungkan bagi pelaku industri. 

Baca Juga: Konsumsi Domestik Jadi Andalan, Industri AMDK Siap Ekspansi pada 2026

Kemudian, isu lingkungan turut menjadi tantangan struktural bagi industri, khususnya terkait kemasan plastik dan pengelolaan sampah, yang pada akhirnya memunculkan berbagai peraturan, termasuk pelarangan kemasan tertentu di beberapa daerah.

Dari sisi distribusi, kebijakan pembatasan angkutan juga dinilai berdampak terhadap biaya logistik. Termasuk di dalamnya kebijakan pelarangan penggunaan truk dengan sumbu lebih dari dua di Provinsi Jawa Barat, yang akan meningkatkan biaya logistik dan pengiriman produk. 

Meski menghadapi berbagai tantangan tersebut, Karyanto menegaskan industri AMDK tetap berupaya menjaga keberlanjutan usaha dan kepatuhan terhadap regulasi. Amdatara pun berharap pemerintah dapat menciptakan kebijakan yang seimbang antara pengawasan dan dukungan terhadap industri.

 “Harapan kami, pemerintah dapat menghadirkan regulasi yang kondusif dan mendukung agar industri ini dapat terus tumbuh dan berkembang,” pungkas Karyanto. 

Baca Juga: Amdatara Proyeksikan Industri AMDK Tetap Tumbuh Positif pada 2026

Selanjutnya: Hashim: Ratusan Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Dibekingi Orang Kuat

Menarik Dibaca: Pasca-Pekan Brutal di Pasar Global, Begini Proyeksi Nasib Bitcoin cs

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×