Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mengungkapkan, penjualan suku cadang otomotif (sparepart) umumnya bertumbuh pada periode mudik Lebaran 2026.
Executive In Charge Marketing PT Astra Otoparts Tbk, Indra Nugraha mengatakan, peningkatan penjualan suku cadang di end user AUTO dapat meningkat hingga 20% saat periode mudik.
"Peningkatan penjualan ini biasanya terjadi baik sebelum mudik maupun setelah mudik. Jadi dua momentum ini adalah golden moment untuk penggantian suku cadang," ujarnya usai pelepasan Mudik Gratis Astra Otoparts 2026 di Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Pertamina Patra Niaga Terapkan Inovasi Block Mode untuk Kilang
Indra mengungkap, suku cadang yang paling diminati masyarakat sebelum maupun sesudah mudik adalah baterai atau aki dan pelumas atau lubricants.
Selain aki dibutuhkan untuk starter kendaraan, lanjutnya, pelumas juga banyak diborong untuk penggantian oli.
Lebih lanjut, shock absorber (peredam kejut) kata Indra juga menjadi suku cadang yang diincar pemudik. "Karena orang ingin perjalanan jauh yang lebih nyaman. Kalau shock absorber sudah tidak bagus, biasanya mereka akan ganti," imbuh dia.
Tak hanya itu, Indra mengungkap, brake (rem) juga banyak diminati pembeli guna memastikan faktor keamanan saat berkendara.
Dalam memandang prospek ke depan, AUTO optimistis kinerjanya akan bertumbuh terlepas tantangan di sektor otomotif.
Baca Juga: BP BUMN Targetkan Penggabungan BUMN Logistik Rampung Semester Pertama Tahun Ini
Pasalnya, Indra bilang, penjualan mobil yang menurun membuat para pengguna mempertahankan kendaraan yang telah dimiliki. Ia menilai, hal ini justru menjadi angin segar bagi perusahaan suku cadang yang melayani after market (purna jual) seperti AUTO.
"Di saat penjualan unit itu turun, maka secara logis teman-teman akan mempertahankan (unit) yang lama. Seiring dengan hal ini, tentunya akan ada perawatan dan penggantian suku cadang," jelas Indra.
Untuk kinerja setahun penuh 2025, AUTO belum dapat membeberkan. "Namun, overall Astra Otoparts mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik, dari sisi revenue dan bottom line," pungkas Indra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













