kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Bakrie Autoparts dan Transjakarta uji coba tiga bulan bus listrik Blok M - Balai Kota


Selasa, 07 Juli 2020 / 03:45 WIB
ILUSTRASI. PT Bakrie Autoparts melakukan uji coba bus listrik Transjakarta di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (29/4). KONTAN/Baihaki


Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Sandy Baskoro

Bakrie Autoparts berkomitmen dan siap mengikuti semua prosedur dan aturan yang berlaku untuk menjadi mitra strategis dari PT Transportasi Jakarta. Bakrie Autoparts mulai memasuki bisnis bus listrik sejak tahun 2018 lalu.

"Saat ini kami telah menyiapkan langkah untuk melakukan alih teknologi dan mengembangkan industri bus listrik secara lokal,” kata Dino A. Ryandi, Direktur Utama PT Bakrie Autopartso.

Baca Juga: Damri siap mengoperasikan bus sehat di masa new normal

Bakrie Autoparts sebagai agen tunggal bus listrik BYD di Indonesia membawa dua unit bus single low entry tipe K9 dan bus medium tipe C6 pada uji coba ini.

Kedua bus BYD ini memiliki daya baterai yang tahan lama dengan jarak tempuh diperkirakan mencapai 250 km sebelum baterainya harus diisi ulang, dengan durasi pengecasan kurang dari 4 jam setiap hari.

Untuk kapasitas pelanggan, Transjakarta tetap mengacu pada protokol Covid-19, di mana untuk bus single low entry memiliki kapasitas 25 orang baik untuk seat (duduk) maupun berdiri. Sedangkan untuk bus medium memiliki kapasitas sebanyak 11 orang dan tidak ada yang berdiri.

Bus listrik diharapkan memiliki banyak keunggulan mulai dari tidak ada polusi yang ditimbulkan, biaya maintenance yang lebih murah, kekuatan baterai yang tahan lama hingga konsep green city yang sejalan dengan cita-cita Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menuju 4.0.

Layanan ini akan beroperasi setiap hari, mulai pukul 10.00 – 20.00 WIB dengan headway atau jarak keberangkatan setiap 45 menit sekali dan berhenti di halte-halte Non-BRT di sepanjang rute Blok M hingga Balai Kota.

Meski tidak dikenakan biaya, penumpang tetap wajib untuk melakukan tap in dan tap out pada alat tap on bus (TOB) yang tersedia di dalam bus.

Baca Juga: Bakrie & Brothers (BNBR) fokuskan sinergi unit usaha untuk memacu kinerja

Transjakarta terus konsisten menerapkan segala bentuk protokol kesehatan untuk meminimalkan penyebaran virus Covid-19 pada operasional Transjakarta.

Transjakarta memastikan setiap unit bus sudah dalam keadaan siap beroperasi, mulai dari pengecekan hingga pencucian dengan cairan disinfektan pada bus dan interiornya. Selain itu, Transjakarta menyediakan hand sanitizer di dalam bus untuk kenyamanan pelanggan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×