kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Batubara untuk listrik akan dibuat lebih 'green'


Rabu, 13 November 2013 / 12:26 WIB
Batubara untuk listrik akan dibuat lebih 'green'
ILUSTRASI. CEO Apple Tim Cook memperlihatkan iPad mini baru saat acara spesial di Apple Park di Cupertino, California, yang disiarkan Selasa (14/9/2021). Brooks Kraft/Apple Inc/Handout via REUTERS


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Penggunaan batubara untuk pembangkit listrik pada awalnya menjadi kontroversi di sektor energi. Pasalnya hasil sisa pembakaran batubara mengandung Co2 yang sangat tinggi.

Karena itu, pemerintah saat ini tengah membangun teknologi yang bisa menyerap karbon dioksida dari sisa pembakaran Batubara. Dalam pelaksanaannya, Co2 yang dikeluarkan dari pembangkit listrik akan disaring dengan sebuah sistem bernama super critical technology.

"Pemerintah sedang mengembangkan super critical technology dan ultra critical technology," ujar Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Rabu (13/11).

Dalam pengembangan ini Kementerian Riset dan Teknologi yang akan memproduksinya. Dengan sistem itu, pembangkit listrik tidak perlu menggunakan bahan bakar minyak (BBM), dan bisa beralih 100% ke batubara karena ramah lingkungan. "Ini peran Menristek menggalakkan teknologi jadi batubara ramah lingkungan," ungkap Jero.

Untuk rencana jangka panjang, penggunaan BBM sudah tidak akan ada lagi. Pasalnya BBM akan diganti gas untuk kendaraan, sedangkan batubara untuk pembangkit listrik.

"Kami akan menggerakkan gas mengganti BBM harus dilaksanakan, penggunaan batubara untuk listrik," jelas Jero. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×