kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Begini Ketentuan Tarif Berjenjang PNBP Produksi Terbaru untuk Perusahaan Batubara


Senin, 18 April 2022 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

Berikut, rincian tarif berjenjang yang tertuang dalam aturan terbaru:

IUPK dari PKP2B Generasi I 

HBA < US$ 70 sebesar 14% 

US$ 70 ≤ HBA < US$ 80 sebesar 17% 

US$ 80 ≤ HBA < US$ 90 sebesar 23% 

US$ 90 ≤ HBA < US$ 100 sebesar 25% 

HBA ≥ US$ 100 sebesar 28%

Baca Juga: Ini Skema Baru Penetapan Royalti Hasil Penjualan Batubara

IUPK dari PKP2B Generasi I Plus

HBA < US$ 70 sebesar 20% 

US$ 70 ≤ HBA < US$ 80 sebesar 21% 

US$ 80 ≤ HBA < US$ 90 sebesar 22% 

US$ 90 ≤ HBA < US$ 100 sebesar 24% 

HBA ≥ US$ 100 sebesar 27%

Lana menjelaskan, salah satu alasan PNBP Produksi untuk penjualan tertentu atau domestik dipatok sebesar 14% karena harga jual batubara dalam negeri juga dipatok. "Karena harga dalam negeri itu kita patok untuk kelistrikan US$ 70 per ton sedangkan untuk non kelistrikan US$ 90 per ton," pungkas Lana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×