kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Begini Ketentuan Tarif Berjenjang PNBP Produksi Terbaru untuk Perusahaan Batubara


Senin, 18 April 2022 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

Berikut, rincian tarif berjenjang yang tertuang dalam aturan terbaru:

IUPK dari PKP2B Generasi I 

HBA < US$ 70 sebesar 14% 

US$ 70 ≤ HBA < US$ 80 sebesar 17% 

US$ 80 ≤ HBA < US$ 90 sebesar 23% 

US$ 90 ≤ HBA < US$ 100 sebesar 25% 

HBA ≥ US$ 100 sebesar 28%

Baca Juga: Ini Skema Baru Penetapan Royalti Hasil Penjualan Batubara

IUPK dari PKP2B Generasi I Plus

HBA < US$ 70 sebesar 20% 

US$ 70 ≤ HBA < US$ 80 sebesar 21% 

US$ 80 ≤ HBA < US$ 90 sebesar 22% 

US$ 90 ≤ HBA < US$ 100 sebesar 24% 

HBA ≥ US$ 100 sebesar 27%

Lana menjelaskan, salah satu alasan PNBP Produksi untuk penjualan tertentu atau domestik dipatok sebesar 14% karena harga jual batubara dalam negeri juga dipatok. "Karena harga dalam negeri itu kita patok untuk kelistrikan US$ 70 per ton sedangkan untuk non kelistrikan US$ 90 per ton," pungkas Lana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×