kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Belanja ritel naik 20%-50% Ramadan tahun ini


Senin, 01 Agustus 2011 / 11:52 WIB
Belanja ritel naik 20%-50% Ramadan tahun ini
ILUSTRASI. Gorengan jadi salah satu makanan penyebab kanker payudara. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Maria Rosita |

JAKARTA. Ramadan bak bulan penuh berkah bagi pengusaha ritel. Soalnya, belanja konsumsi masyarakat meningkat pesat ketika Idul Fitri mendekat. Tutum Ruhanta, Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Asperindo) menaksir omzet peritel consumer goods naik 20% - 50% seiring kenaikan permintaan yang terus membanjir. Tutum bilang, kenaikan tersebut paralel dan otomatis.

"Beli daging tidak mungkin tanpa beli bumbu, begitu juga ikan, beras dan lainnya. Masyarakat yang biasa makan sendiri-sendiri, sekarang makan bersama, ada kecenderungan kumpul-kumpul," papar Tutum kepada KONTAN.

Untuk pakaian, kata Tutum, kenaikan permintaan dan penjualan bahkan bisa mencapai 2-3 kali lipat. Itu sebabnya peritel sudah mengantisipasi dengan mengorder dan menstok sejak 1-2 bulan lalu. Sementara produk fashion sudah dicadangkan sejak 3-4 bulan silam. Kendati jumlah peritel bertambah, Ia meramalkan momen Lebaran tahun ini nominal yang dihasilkan peritel tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

"Dari segi harga saja, beberapa bahan baku sudah naik di awal tahun," jelas dia. Tutum memprediksi kenaikan belanja konsumen ritel terus terlihat sampai sepekan setelah Lebaran. "Selanjutnya slow down berangsur normal lagi," ramal Tutum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×