kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BPDPKS akan investasi Rp 2 triliun di surat berharga pada 2020, saham juga dilirik


Kamis, 19 Desember 2019 / 19:46 WIB
Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) Dono Boestami menyampaikan capaian kinerja tahun 2019, Kamis (19/12).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) siap menjajal instrumen surat berharga pada 2020 mendatang.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dana hasil pengelolaan BPDPKS. Total dana yang disiapkan untuk investasi di surat berharga sebesar Rp 2 triliun.

Baca Juga: Anggaran peremajaan sawit rakyat dari BPDPKS akan cair bila syarat ini terpenuhi

"Dalam rangka meningkatkan hasil pengelolaan dana, kami akan mulai masuk Surat Utang Negara (SUN)," ujar Direktur Utama BPDP KS Dono Boestami saat konferensi pers, Kamis (19/12).

Selama ini, dana kelolaan BPDPKS masih berada pada instrumen konvensional yaitu deposito. Realisasi pengelolaan dana BPDPKS tahun 2019 mencapai Rp 1,37 triliun.

Langkah tersebut telah mendapat persetujuan dari Komite Pengarah. Bahkan angka Rp 2 triliun telah ditetapkan sejak tahun 2017 lalu.

Baca Juga: Pasca uji coba, pemerintah siap terapkan program biodiesel B30




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×