kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

BPDPKS akan investasi Rp 2 triliun di surat berharga pada 2020, saham juga dilirik


Kamis, 19 Desember 2019 / 19:46 WIB
Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) Dono Boestami menyampaikan capaian kinerja tahun 2019, Kamis (19/12).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) siap menjajal instrumen surat berharga pada 2020 mendatang.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dana hasil pengelolaan BPDPKS. Total dana yang disiapkan untuk investasi di surat berharga sebesar Rp 2 triliun.

Baca Juga: Anggaran peremajaan sawit rakyat dari BPDPKS akan cair bila syarat ini terpenuhi

"Dalam rangka meningkatkan hasil pengelolaan dana, kami akan mulai masuk Surat Utang Negara (SUN)," ujar Direktur Utama BPDP KS Dono Boestami saat konferensi pers, Kamis (19/12).

Selama ini, dana kelolaan BPDPKS masih berada pada instrumen konvensional yaitu deposito. Realisasi pengelolaan dana BPDPKS tahun 2019 mencapai Rp 1,37 triliun.

Langkah tersebut telah mendapat persetujuan dari Komite Pengarah. Bahkan angka Rp 2 triliun telah ditetapkan sejak tahun 2017 lalu.

Baca Juga: Pasca uji coba, pemerintah siap terapkan program biodiesel B30




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×