Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bridgestone Tire Indonesia menandai 50 tahun kiprah di industri otomotif nasional pada 2026.
Perseroan memulai operasinya pada 5 Februari 1976 dengan pabrik pertama di Bekasi, lalu memperluas kapasitas produksi melalui pabrik kedua di Karawang pada 1999 untuk menopang pertumbuhan pasar domestik dan ekspor.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno mengatakan, selama lima dekade perusahaan tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, dengan fokus pada kualitas, kenyamanan, dan keselamatan.
“Perjalanan 50 tahun ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap produk Bridgestone di Indonesia,” ujar Mukiat, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga: Penjualan Naik pada 2025, Bridgestone Targetkan Pertumbuhan Berlanjut pada 2026
Saat ini, Bridgestone Indonesia tidak hanya melayani pasar domestik, tetapi juga menjadi bagian dari rantai pasok global. Produk ban yang diproduksi di Indonesia telah diekspor ke lebih dari 70 negara. Kontribusi ekspor tersebut mencerminkan peran fasilitas produksi dalam negeri sebagai basis manufaktur regional.
Di pasar domestik, Bridgestone mengandalkan jaringan distribusi yang luas melalui lebih dari 400 jaringan ritel resmi Toko Model (TOMO) serta sekitar 1.500 toko ban umum di berbagai wilayah. Strategi ini ditujukan untuk memperkuat akses konsumen terhadap produk ban berstandar global sekaligus menjaga kualitas layanan purnajual.
Memasuki usia ke-50 tahun, Bridgestone Indonesia kembali berpartisipasi dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 sebagai Official Tire Partner untuk kelima kalinya.
Kehadiran di pameran otomotif ini menjadi bagian dari strategi memperkuat brand sekaligus mendorong literasi konsumen mengenai pentingnya ban sebagai komponen keselamatan kendaraan.
Baca Juga: Bridgestone Fokus Perkuat Aftermarket & Ekspor di Tengah Tantangan Industri Otomotif
Marketing Director Bridgestone Indonesia, Masaki Abe mengatakan, partisipasi di IIMS 2026 tidak hanya menitikberatkan pada produk, tetapi juga pada edukasi konsumen.
“Kami ingin memperkuat pemahaman konsumen bahwa ban berperan penting terhadap keselamatan dan kenyamanan berkendara,” ujarnya.
Pada IIMS 2026, Bridgestone menampilkan lini produk Turanza, Alenza, Potenza, dan Dueler, serta memperkenalkan Ecopia EP300 berteknologi ENLITEN dengan ukuran baru 215/60 R17 dan 225/50 R18. Produk ini ditujukan untuk segmen kendaraan modern seperti medium MPV, termasuk Innova Zenix tipe V dan Q, dengan fokus pada efisiensi, kenyamanan, dan performa harian.
Selain produk, Bridgestone menghadirkan area edukasi “Tire Secrets Unlocked” melalui modul “Tire Anatomy Experience” yang menampilkan struktur internal ban dan teknologi material. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap fungsi ban dalam menunjang keselamatan dan efisiensi kendaraan.
Dengan portofolio produk yang menyasar berbagai segmen dan dukungan basis produksi dalam negeri, Bridgestone Indonesia menargetkan dapat mempertahankan posisinya di pasar ban nasional sekaligus memperluas kontribusi ekspor dalam beberapa tahun ke depan.
Baca Juga: Andalkan 3 Kanal, Begini Strategi Bridgestone Genjot Penjualan Saat Industri Lesu
Selanjutnya: Ini Strategi Bukit Asam (PTBA) Hadapi Potensi Kekurangan Pasokan Batubara
Menarik Dibaca: 4 Manfaat Konsumsi Serat bagi Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













