kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bulog kucurkan 48.922 ton beras untuk turunkan harga


Senin, 28 Maret 2011 / 18:30 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020).


Reporter: Herlina KD | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tingginya harga beras sejak pertengahan tahun 2010 lalu membuat Badan Urusan Logistik (Bulog) terus melakukan Operasi Pasar (OP) beras. Upaya ini dilakukan untuk mengerem kenaikan harga beras di dalam negeri.

Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan dalam tiga bulan pertama tahun 2011 ini Bulog sudah menggelontorkan beras OP sebesar 48.922 ton. Jumlah itu jauh lebih besar ketimbang jumlah beras OP yang digelontorkan Bulog selama tahun 2010 lalu yang sebanyak 39.400 ton. "Ini berarti harga beras memang tinggi," kata Sutarto Senin (28/3).

Sutarto mengakui, hingga saat ini Bulog masih melakukan OP di beberapa titik tertentu di luar Pulau Jawa. Tapi jumlah titik itu terus menurun seiring dengan harga beras yang sudah mulai menurun.

Catatan saja, berdasarkan data Kementerian Perdagangan harga rata-rata beras jenis medium secara nasional pada Maret 2011 sebesar Rp 7.177 per kg. Harga ini turun ketimbang rata-rata pada Januari 2011 yang sebesar Rp 7.376 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×