kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.784   -34,00   -0,20%
  • IDX 8.047   124,49   1,57%
  • KOMPAS100 1.126   18,02   1,63%
  • LQ45 818   11,61   1,44%
  • ISSI 285   6,90   2,48%
  • IDX30 428   7,25   1,72%
  • IDXHIDIV20 513   7,20   1,43%
  • IDX80 126   2,14   1,74%
  • IDXV30 140   4,18   3,09%
  • IDXQ30 139   1,46   1,07%

Cara Unilever Indonesia (UNVR) hadapi penurunan daya beli di tengah pandemi


Jumat, 25 Juni 2021 / 07:15 WIB
Cara Unilever Indonesia (UNVR) hadapi penurunan daya beli di tengah pandemi


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

“Untuk eskrim kami menghadirkan varian rasa baru dan menikuti trend terkini seperti Cornetto Daifuku yang terinspirasi dari Mochi Jepang dan Cornetto Boba Cheese yang terinspirasi dari minuman Boba,” tambahnya. 

Arif bilang, dalam mengantisipasi perubahan pola belanja yang kini serba online, Unilever Indonesia telah melahirkan banyak inovasi di bida digital seperti Unilever Home Delivery, Wall’s Happy Delivery, dan memperkuat jalur e- commerce yakni layanan untuk kebutuhan konsumen. 

Selain itu, dalam mengantisipasi perubahan pola belanja yang kini serba online, Unilever Indonesia juga melahirkan banyak inovasi di bidang melalui Unilever Professional. 

Baca Juga: Persaingan Ketat Produk Konsumer, Ada Indomie, So Klin dan Mie Sedaap

“Serta juga peluncuran aplikasi Sahabat Warung untuk membantu para mitra pedagang warung agar tetap sehat, selamat dan dapat tetap berjualan,” tutupnya. 

Berdasarkan laporan keuangan, penjualan UNVR sepanjang tahun 2020 tercatat naik tipis 0,12% year on year (yoy) menjadi Rp 42,97 triliun.

Sementara itu, laba bersih Unilever turun 3,10% yoy menjadi Rp 7,16 triliun. Hal ini disebabkan kenaikan sejumlah beban, semisal beban pemasaran dan penjualan yang meningkat 7,2% yoy.

Selanjutnya: IHSG berpeluang menguat, simak rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini (23/6)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×