kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.927   57,00   0,32%
  • IDX 5.711   -110,07   -1,89%
  • KOMPAS100 738   -13,77   -1,83%
  • LQ45 563   -10,40   -1,82%
  • ISSI 198   -3,35   -1,66%
  • IDX30 319   -5,85   -1,80%
  • IDXHIDIV20 393   -7,77   -1,94%
  • IDX80 84   -1,60   -1,88%
  • IDXV30 107   -1,43   -1,32%
  • IDXQ30 103   -1,88   -1,79%

Dahlan akui gagal menyelamatkan Merpati


Kamis, 02 Oktober 2014 / 16:46 WIB
ILUSTRASI. Pelabuhan dan terminal batubara milik PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) yang optimistis dengan target kinerja di tahun ini


Reporter: Mona Tobing | Editor: Yudho Winarto

SURABAYA. Menjelang akhir jabatannya sebagai Menteri BUMN. Dahlan Iskan mengakui ada satu kegagalannya selama menjabat sebagai menteri yakni tidak bisa menyelamatkan Merpati Nusantara Airlines.

Dalam bincang-bincang santai dengan Wartawan di rumah kediaman Dahlan Iskan di Surabaya. Dahlan mengakui penyesalannya tidak dapat menyelamatkan Merpati Air selama ia menjabat sebagai Menteri BUMN.

"Saya merasa dilema. Keinginan untuk menyelamatkan Merpati tapi kemampuan keuangan negara untuk menyelamatkan Merpati juga berat," kata Dahlan pada Kamis (2/10).

Ia berharap menteri baru BUMN bisa punya solusi untuk Merpati Air Lines nantinya. Seperti diketahui, kini total utang Merpati sudah mencapai Rp 7,9 triliun kepada pemerintah, BUMN dan swasta. Salah satu opsi pelunasan utang adalah dengan mengonversi utang menjadi saham. Jika konversi disetujui, Merpati masih memiliki pekerjaan rumah untuk membereskan kerugian yang dialaminya selama ini sekitar Rp 7,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×