kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

DEN: Pembubaran Petral ada di tangan pertamina


Kamis, 21 Agustus 2014 / 14:36 WIB
DEN: Pembubaran Petral ada di tangan pertamina
ILUSTRASI. HPP gabah atau beras akan berkeadilan bagi semua pihak, baik dari petani, penggiling maupun masyarakat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/wsj.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wacana penghapusan anak perusahaan Pertamina, Pertamina Energy Trading Limited (Petral) karena dinilai rawan disusupi mafia migas kembali mencuat. Terakhir, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengusulkan agar Petral dibubarkan.

Menanggapi hal tersebut Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) bidang industri Abadi Purnomo mengatakan, rencana pembubaran Petral tersebut sepenuhnya ada ditangan Pertamina sendiri.

"Kalau untuk itu (usulan pembubaran Petral) ya sepenuhnya ada ditangan Pertamina. Kan itu anak perusahaan Pertamina," ujar Abadi di Hotel Borobudur, Kamis (21/8).

Dia menambahkan, sebenarnya sebagai korporasi Pertamina bisa melihat kinerja anak perusahaannya apakah baik atau tidak melalui laporan-laporan keuangan perusahaan. Atas data-data itu kata dia, barulah Pertamina bisa mempertimbangkan apakah masih perlu atau tidak Petral.

Menurut Abadi, wacana pembubaran Petral sebenarnya bukan hal yang baru. Bahkan, kata dia, Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah mewacanakan pembubaran Petral sejak diangkat menjadi Menteri.

Sebelumnya, Kadin menggaris bawahi satu hal terkait mafia migas yang ada disekitar Pertamina. Bahkan Kadin mengusulkan penghapusan Pertamina Energy Trading Limited (Petral) karena dinilai rawan disusupi mafia migas.

".. Yang penting penggantinya siapa, kedepan itu PR nya Pertamina apa, satu Pertamina harus menjadi produsen, jadi pendistribusikan, pelogistikan dan perdagangan. Tidak perlu ada Petral, itu dilebur saja. Pokoknya yang bertanggung jawab terhadap migas itu ya Pertamina," ujar Wakil Ketua Kadin, Natsir Mansyur di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (20/8/2014).

Sebenarnya, kata dia, praktek-praktek mafia migas yang ada di sekitar Pertamina disebabkan karena perusahaan plat merah tersebut tidak diberi kewenangan melakukan semua hal terkait migas di Indonesia. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×