kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.977   64,00   0,36%
  • IDX 5.689   45,52   0,81%
  • KOMPAS100 735   7,43   1,02%
  • LQ45 558   5,16   0,93%
  • ISSI 198   1,26   0,64%
  • IDX30 316   2,18   0,69%
  • IDXHIDIV20 390   0,29   0,07%
  • IDX80 84   0,79   0,95%
  • IDXV30 106   -0,25   -0,24%
  • IDXQ30 102   0,33   0,32%

DEN: Pembubaran Petral ada di tangan pertamina


Kamis, 21 Agustus 2014 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. HPP gabah atau beras akan berkeadilan bagi semua pihak, baik dari petani, penggiling maupun masyarakat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/wsj.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wacana penghapusan anak perusahaan Pertamina, Pertamina Energy Trading Limited (Petral) karena dinilai rawan disusupi mafia migas kembali mencuat. Terakhir, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengusulkan agar Petral dibubarkan.

Menanggapi hal tersebut Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) bidang industri Abadi Purnomo mengatakan, rencana pembubaran Petral tersebut sepenuhnya ada ditangan Pertamina sendiri.

"Kalau untuk itu (usulan pembubaran Petral) ya sepenuhnya ada ditangan Pertamina. Kan itu anak perusahaan Pertamina," ujar Abadi di Hotel Borobudur, Kamis (21/8).

Dia menambahkan, sebenarnya sebagai korporasi Pertamina bisa melihat kinerja anak perusahaannya apakah baik atau tidak melalui laporan-laporan keuangan perusahaan. Atas data-data itu kata dia, barulah Pertamina bisa mempertimbangkan apakah masih perlu atau tidak Petral.

Menurut Abadi, wacana pembubaran Petral sebenarnya bukan hal yang baru. Bahkan, kata dia, Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah mewacanakan pembubaran Petral sejak diangkat menjadi Menteri.

Sebelumnya, Kadin menggaris bawahi satu hal terkait mafia migas yang ada disekitar Pertamina. Bahkan Kadin mengusulkan penghapusan Pertamina Energy Trading Limited (Petral) karena dinilai rawan disusupi mafia migas.

".. Yang penting penggantinya siapa, kedepan itu PR nya Pertamina apa, satu Pertamina harus menjadi produsen, jadi pendistribusikan, pelogistikan dan perdagangan. Tidak perlu ada Petral, itu dilebur saja. Pokoknya yang bertanggung jawab terhadap migas itu ya Pertamina," ujar Wakil Ketua Kadin, Natsir Mansyur di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (20/8/2014).

Sebenarnya, kata dia, praktek-praktek mafia migas yang ada di sekitar Pertamina disebabkan karena perusahaan plat merah tersebut tidak diberi kewenangan melakukan semua hal terkait migas di Indonesia. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×