kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Di daerah ini elpiji 12 kg dibanderol Rp 200.000


Rabu, 30 Januari 2013 / 14:55 WIB
Di daerah ini elpiji 12 kg dibanderol Rp 200.000
ILUSTRASI. Sebagai bentuk dari permasalahan jaringan optik, IndiHome memberikan ganti rugi kepada pelanggannya.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

BANGKA. Stok gas elpiji kian langka saja di daerah Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka-Belitung (Babel). Akibat stok yang menipis, harga gas elpiji keluaran Pertamina itu melonjak tinggi dari harga normalnya.

Hingga hari ini (30/1),  harga gas elpiji ukuran 12 kg di eceran di Bangka, dibanderol antara Rp 180.000 hingga Rp 200.000 per tabung. Hal ini diakui oleh Akim, pemilik Toko Ayin di Kompleks Perumahan RSS Sungailiat.

Ayin mengaku menjual gas elpiji itu seharga Rp 180.000 per tabung. Ia menjual tinggi karena gas elpiji dari distributor tidak tersedia. "Ini saja saya juga membeli dari ke pengecer juga," kata Akim kepada Bangkapos.com, Rabu (30/1/2013).

Biasanya, Akim dikirimkan 10 tabung gas elpiji oleh distributor. Namun, karena harga gas elpiji membengkak , Akim tak lagi mendapatkan kiriman gas.

Saat ini. Akim terpaksa membeli kepada sesama pengecer gas elpiji, karena distributor tak menyalurkan gas elpiji lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×