kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Dirjen Perkebunan minta impor gula mentah tak lebih dari 1,1 juta ton


Selasa, 05 Juni 2018 / 21:42 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini, Kementerian Perdagangan (Kemdag) akan mengimpor gula mentah. Kuota impor gula mentah ini sebesar 1,1 juta ton. Impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang dianggap masih kurang.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kemtan) Bambang pun meminta tidak ada tambahan untuk impor raw gula mentah tersebut. Hal ini dikarenakan perkiraan produksi dalam negeri yang diperkirakan sudah cukup memenuhi kebutuhan.

“Jangan ada penambahan kuota karena sesuai taksasi produksi, yang awalnya cuma 2,1 juta ton ternyata dari hasil giling 2,2 juta ton,” ujar Bambang, Selasa (5/6).

Di awal tahun, produksi gula dalam negeri diperkirakan sama seperti tahun lalu atau sekitar 2,1 juta. Namun, setelah melihat penggilingan yang sudah dilakukan, perkiraan produksi gula pun meningkat menjadi 2,2 juta ton tahun ini.

Menurut Bambang, iklim yang baik tahun ini menjadi alasan mengapa produksi gula dalam negeri turut membaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×