kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Dirjen Perkebunan minta impor gula mentah tak lebih dari 1,1 juta ton


Selasa, 05 Juni 2018 / 21:42 WIB
Dirjen Perkebunan minta impor gula mentah tak lebih dari 1,1 juta ton
ILUSTRASI.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini, Kementerian Perdagangan (Kemdag) akan mengimpor gula mentah. Kuota impor gula mentah ini sebesar 1,1 juta ton. Impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang dianggap masih kurang.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kemtan) Bambang pun meminta tidak ada tambahan untuk impor raw gula mentah tersebut. Hal ini dikarenakan perkiraan produksi dalam negeri yang diperkirakan sudah cukup memenuhi kebutuhan.

“Jangan ada penambahan kuota karena sesuai taksasi produksi, yang awalnya cuma 2,1 juta ton ternyata dari hasil giling 2,2 juta ton,” ujar Bambang, Selasa (5/6).

Di awal tahun, produksi gula dalam negeri diperkirakan sama seperti tahun lalu atau sekitar 2,1 juta. Namun, setelah melihat penggilingan yang sudah dilakukan, perkiraan produksi gula pun meningkat menjadi 2,2 juta ton tahun ini.

Menurut Bambang, iklim yang baik tahun ini menjadi alasan mengapa produksi gula dalam negeri turut membaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×