kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Dirjen Perkebunan minta impor gula mentah tak lebih dari 1,1 juta ton


Selasa, 05 Juni 2018 / 21:42 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini, Kementerian Perdagangan (Kemdag) akan mengimpor gula mentah. Kuota impor gula mentah ini sebesar 1,1 juta ton. Impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang dianggap masih kurang.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kemtan) Bambang pun meminta tidak ada tambahan untuk impor raw gula mentah tersebut. Hal ini dikarenakan perkiraan produksi dalam negeri yang diperkirakan sudah cukup memenuhi kebutuhan.

“Jangan ada penambahan kuota karena sesuai taksasi produksi, yang awalnya cuma 2,1 juta ton ternyata dari hasil giling 2,2 juta ton,” ujar Bambang, Selasa (5/6).

Di awal tahun, produksi gula dalam negeri diperkirakan sama seperti tahun lalu atau sekitar 2,1 juta. Namun, setelah melihat penggilingan yang sudah dilakukan, perkiraan produksi gula pun meningkat menjadi 2,2 juta ton tahun ini.

Menurut Bambang, iklim yang baik tahun ini menjadi alasan mengapa produksi gula dalam negeri turut membaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×