kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Distributor Coca-Cola Graha Prima (GRPM) Catat Penjualan Rp 754 Miliar di 2025


Senin, 11 Mei 2026 / 11:25 WIB
Distributor Coca-Cola Graha Prima (GRPM) Catat Penjualan Rp 754 Miliar di 2025
ILUSTRASI. PT Graha Prima Mentari Tbk mencatatkan penjualan sebesar Rp 754 miliar, naik 6,93% secara year on year (yoy) ?pada 2025.(Dok/GRPM)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) membukukan pertumbuhan pendapatan sepanjang tahun 2025. Distributor resmi produk Coca-Cola ini mencatatkan penjualan sebesar Rp 754 miliar, naik 6,93% secara year on year (yoy) dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar Rp 705,5 miliar.

Direktur Keuangan PT Graha Prima Mentari, Lili Solihah menjelaskan, seiring dengan kenaikan top line, perseroan juga mencatatkan pertumbuhan pada laba kotor.

"Penjualan kita di tahun 2025 mengalami kenaikan yaitu sebesar Rp 754 miliar. Dan laba kotor juga mengalami kenaikan yaitu di angka Rp 56,2 miliar (atau naik 3,88% yoy dari Rp 54,1 miliar di tahun 2024)," ujarnya dalam Public Expose secara daring, Senin (11/5/2026).

Baca Juga: TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia - Papua Nugini

Meski pendapatan mendaki, laba bersih tahun berjalan emiten bersandi saham GRPM ini justru terkoreksi 8,78% yoy menjadi Rp 4,36 miliar, dari sebelumnya Rp 4,78 miliar pada 2024. 

"Sedangkan laba bersih tahun berjalan mengalami penurunan di angka Rp 4,36 miliar. Tetapi secara rasio kita mengalami kenaikan yaitu dari angka 0,68 menjadi 1%," lanjutnya.

Dari sisi neraca, total aset GRPM per akhir 2025 tercatat sebesar Rp 185,7 miliar. Angka ini mengalami penurunan sebesar 3,02% yoy jika dibandingkan dengan posisi aset tahun sebelumnya yang mencapai Rp 191,5 miliar.

Baca Juga: Perluas Ekspansi, RAJA dan RATU Akuisisi Proyek Gas Alam dan FLNG di Blok Kasuri

Koreksi juga terjadi pada pos liabilitas. Lili memaparkan, kewajiban perseroan di tahun 2025 turun menjadi Rp 95,9 miliar turun 7,07% yoy dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 103,2 miliar.

Sementara itu, posisi ekuitas GRPM terpantau masih menguat tipis 1,58% yoy menjadi Rp 89,7 miliar dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 88,3 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×