kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45889,80   -6,05   -0.68%
  • EMAS1.327.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ekonomi tak pasti, begini rencana capex dan target penjualan ANJT tahun ini


Senin, 04 Mei 2020 / 17:20 WIB
Ekonomi tak pasti, begini rencana capex dan target penjualan ANJT tahun ini
ILUSTRASI. Austindo Nusantara Jaya (ANJT) melakukan pengapalan CPO perdana dari Papua Barat


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Austindo Nusantara Jaya Tbk bakal meninjau kembali anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini.  Keputusan ini diambil menimbang adanya potensi resesi ekonomi global serta tantangan-tantangan lain seperti penurunan harga minyak kepala sawit alias crude palm oil (CPO) pasca merebaknya pandemi corona (covid-19).

Sedikit informasi, sebelumnya emiten perkebunan yang memiliki kode saham ANJT ini berencana menganggarkan capex sebesar Rp 600 miliar dari kas internal dan juga pendanaan eksternal untuk tahun ini.

Baca Juga: Laba Adhi Karya (ADHI) di kuartal I 2020 turun, meski pendapatan meningkat

Mengacu kepada rencana awal, mulanya sebagian besar capex hendak dialokasikan untuk membiayai pemeliharaan tanaman muda yang belum menghasilkan, serta membangun lini kedua pabrik kelapa sawit (PKS) di Ketapang. 

Lucas tidak merinci berapa besaran revisi capex yang bakal dilakukan setelah menimbang risiko bisnis di kuartal II dan seterusnya. Yang terang, ia mengungkapkan bahwa ANJT akan mengubah rencana alokasi penggunaan capex.

“Program capex yang tetap akan dilaksanakan pada 2020 adalah penyelesaian lini kedua pabrik kelapa sawit di Kalimantan Barat untuk meningkatkan kapasitas pengolahan dari 45 ton per jam menjadi 90 ton per jam serta penyelesaian fasilitas pengolahan sayuran beku di Jawa Timur,” kata Lucas kepada Kontan.co.id beberapa waktu lalu.

Selain memengaruhi rencana bisnis, kondisi ketidakpastian yang diakibatkan oleh pandemi beserta tantangan-tantangan lainnya juga diperkirakan akan memengaruhi kinerja pendapatan ANJT di sembilan bulan terakhir tahun 2020. 

Baca Juga: Kenaikan harga CPO dan PK kerek kinerja Austindo Nusantara Jaya (ANJT) di kuartal I

Akibatnya, prospek pendapatan hingga akhir tahun menjadi sulit diprediksi. Namun demikian, ANJT berharap volume penjualan dan produksi CPO tahun ini bisa menyerupai volume di tahun 2019. 




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×