kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.960   -70,00   -0,39%
  • IDX 5.887   140,07   2,44%
  • KOMPAS100 778   18,97   2,50%
  • LQ45 586   16,86   2,96%
  • ISSI 201   4,31   2,19%
  • IDX30 333   10,21   3,16%
  • IDXHIDIV20 409   10,60   2,66%
  • IDX80 88   2,01   2,33%
  • IDXV30 110   1,79   1,65%
  • IDXQ30 106   2,47   2,38%

Ekspor benih sawit tahun ini akan sama dengan 2014


Kamis, 26 Februari 2015 / 13:50 WIB
ILUSTRASI. Kode Redeem Free Fire (FF) Hari ini 13 September 2023, Kesempatan Klaim Reward Emote!


Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Lesunya penjualan benih sawit tidak hanya terjadi di pasar lokal, tapi juga pasar ekspor. Produsen benih, PT Dami Mas Sejahtera, memprediksi ekspor benih tahun ini tak akan jauh dari capaian tahun 2014.

Tahun lalu, ekspor benih Dami Mas Sejahtera adalah sebanyak 200.000 butir. “Pasar lokal dan luar sama saja lesunya. Pasar Afrika paling drop,” ujar Tony Liwang, Direktur Dami Mas Sejahtera. 

Forum Komunikasi Produsen Benih Sawit Indonesia (FKPBSI) juga memprediksi ekspor benih sawit nasional tahun ini akan sama dengan pencapaian tahun 2014 yang sebesar 2,5 juta butir. 

Untuk menopang penjualan, Damai Mas Sejahtera berencana mengeluarkan varietas benih baru yang lebih tahan terhadap serangan Ganoderma. Menurut Tony, produk barunya itu memiliki daya tahan terhadap Ganoderma sampai 70­%-80%.

Selain memiliki daya tahan yang lebih tinggi, produk baru ini juga mampu meningkatkan produktivitas sawit mencapai 12 ton per hektare per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×