kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.208   76,41   0,94%
  • KOMPAS100 1.158   11,92   1,04%
  • LQ45 834   4,76   0,57%
  • ISSI 292   4,18   1,45%
  • IDX30 432   1,55   0,36%
  • IDXHIDIV20 517   -1,32   -0,25%
  • IDX80 129   1,26   0,99%
  • IDXV30 142   0,43   0,30%
  • IDXQ30 140   -0,26   -0,19%

Ekspor CPO Oktober naik 34% jadi 2,54 juta ton


Selasa, 13 Desember 2016 / 17:53 WIB
Ekspor CPO Oktober naik 34% jadi 2,54 juta ton


Reporter: Dian Sari Pertiwi | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyebut produksi minyak sawit Indonesia meningkat 6,5% menjadi 3,55 juta ton per Oktober 2016 dibanding sebulan sebelumnya. Walau demikian, peningkatan produksi tak membuat persediaan minyak sawit ikut meningkat. 

Sebab permintaan ekspor juga menggelembung. Permintaan pasar ekspor terhadap komoditas minyak sawit atau crude palm oil (CPO) meningkat sebesar 34% pada Oktober 2016 menjadi 2,54 juta ton. "Pada September 2016, ekspor hanya berada di angka 1,89 juta ton," kata Fadhil Hasan, Direktur Eksekutif Gapki dalam keterangan pers, Selasa (13/12).

Negara tujuan ekspor didominasi negara Timur Tengah, Afrika, Bangladesh. Di negara-negara eksportir utama ini permintaan meningkat signifikan sekitar 117% sampai 154% di Oktober dibanding September. Sementara permintaan dari Uni Eropa naik 75,5% menjadi 380.150 ton. Permintaan dari China pun meningkat sebesar 32% menjadi 316.450 ton, sementara permintaan dari India tercatat naik 32% menjadi 608.510 ton.

Dari sisi harga, Gapki optimistis prospek kenaikan harga masih akan terus terjadi menjelang hari raya Natal dan tahun baru. Sepanjang bulan Oktober harga CPO bergerak di kisaran US$ 690 - US$ 755 per metrik ton. Pada bulan November harga bergerak di rentang US$ 722,5-US$ 780 per metrik ton.

"Gapki memperkirakan harga CPO global sepanjang Desember akan bergerak di kisaran US$ 750-US$ 800 per metrik ton," tandas Fadhil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×