Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekspor sepeda motor completely built up (CBU) produksi Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang periode Januari-Juli 2026.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total ekspor motor CBU mencapai 382.588 unit hingga Juli 2026, tumbuh sekitar 20% secara tahunan (yoy).
Kinerja ekspor tersebut juga ditopang oleh realisasi ekspor pada Juli 2026 yang mencapai 65.769 unit. Angka ini menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun 2026 dan meningkat sekitar 31,4% dibandingkan ekspor pada Juni yang sebanyak 50.067 unit.
Baca Juga: LRT Kelapa Gading-Manggarai Beroperasi 26 Agustus 2026, Target Waktu Tempuh 28 Menit
Ketua Bidang Komersial AISI Yosef Utama mengatakan, peningkatan ekspor tersebut menunjukkan bahwa sepeda motor produksi Indonesia memiliki daya saing yang semakin kuat di pasar global.
"Semoga tren positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun dan tahun-tahun berikutnya," ujar Yosef kepada Kontan.co.id, Rabu (12/8/2026).
Meski demikian, AISI belum memiliki data yang dapat disampaikan secara spesifik mengenai negara tujuan ekspor yang mencatat lonjakan permintaan terbesar. Sebab, masing-masing merek memiliki pasar tujuan dan strategi ekspor yang berbeda.
Di sisi lain, pertumbuhan ekspor juga tidak terjadi secara merata di seluruh merek sepeda motor.
Ia menyebut, kinerja ekspor masing-masing brand bergantung pada strategi bisnis, model produk, serta fokus dan pasar tujuan ekspor setiap perusahaan.
"Jadi, pertumbuhan ekspor tidak merata di setiap brand," kata Yosef.
Lebih lanjut, AISI mencatat kontribusi ekspor terhadap total produksi sepeda motor nasional hingga Juli 2026 mencapai 9,2%. Kontribusi tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di level sekitar 8%.
Baca Juga: Efisiensi, Superior (BLES) Operasikan 43 Forklift Listrik di Lima Fasilitas Produksi
Ke depan, AISI melihat prospek ekspor sepeda motor Indonesia masih positif hingga penghujung 2026. Kenaikan ekspor hingga Juli menjadi indikasi bahwa permintaan terhadap sepeda motor produksi Indonesia di pasar internasional masih relatif terjaga.
"Prospek ekspor sepeda motor hingga akhir tahun diperkirakan tetap positif, meskipun perlu mencermati dinamika dan fluktuasi kondisi geopolitik global yang dapat mempengaruhi perkembangan pasar ekspor," pungkas Yosef.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
