kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.039   152,47   2,59%
  • KOMPAS100 800   24,79   3,20%
  • LQ45 602   15,61   2,66%
  • ISSI 207   6,00   2,98%
  • IDX30 342   7,85   2,35%
  • IDXHIDIV20 422   7,49   1,81%
  • IDX80 90   2,66   3,03%
  • IDXV30 114   3,37   3,06%
  • IDXQ30 110   1,99   1,84%

ESDM dan PLN Gelar Rapat Maraton Imbas Isu Pemadaman Listrik Disejumlah Wilayah


Jumat, 12 Juni 2026 / 14:05 WIB
ESDM dan PLN Gelar Rapat Maraton Imbas Isu Pemadaman Listrik Disejumlah Wilayah
ILUSTRASI. pemadaman listrik terjadi


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkoordinasi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN guna mengantisipasi isu pemadaman listrik di sejumlah wilayah.

Langkah ini ditandai dengan pertemuan Menteri ESDM bersama jajaran manajemen PLN guna membahas evaluasi pasokan secara menyeluruh. 

"Hari kemarin juga ada pertemuan kan Pak Menteri dengan PLN. Hari ini kayaknya Pak Dirjen juga lagi ada rapat dengan direksinya (PLN)," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika saat ditemui di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Erani menegaskan, kendala teknis yang memicu pemadaman listrik di beberapa daerah belakangan ini dipastikan bukan berasal dari kelangkaan pasokan bahan baku batubara pada pembangkit. 

Baca Juga: Optimalkan Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Apresiasi AMT

"Secara umum sih nggak ada, seharusnya nggak ada. Kan sejak awal sudah diputuskan berapa kebutuhan PLN batubaranya," tegasnya.

Di samping itu, Erani juga menepis kekhawatiran masyarakat terkait potensi krisis energi seperti penurunan hari operasi pembangkit (HOP). "Nggak, Insya allah nggak," tegas Erani.

Guna merumuskan langkah konkret dan mitigasi lanjutan, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Dirjen Gatrik) kembali menggelar pertemuan lanjutan dengan manajemen PLN pada hari ini. 

"Hari ini katanya ada rapat lagi Pak Dirjen Gatrik dengan PLN," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia membantah adanya kelangkaan pasokan batubara yang menjadi penyebab pemadaman listrik di sejumlah wilayah di tanah air. 

Untuk mengusut tuntas hal tersebut, Bahlil mengatakan, pihaknya bakal menggelar pertemuan secara intensif bersama jajaran manajemen PT PLN.

"Saya sampai dengan hari ini, malam ini juga masih ada rapat sama PLN di kantor, untuk membahas masalah ini," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/6/2026). 

Baca Juga: Indonesia Penyumbang Sampah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara, Begini Langkah Acer

Dirinya menyatakan bahwa pemerintah terus mengawal proses pemulihan sistem kelistrikan agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal. Ia juga meluruskan spekulasi mengenai krisis pasokan bahan baku pembangkit yang beredar luas di tengah masyarakat. 

Menurutnya, pemadaman murni disebabkan oleh kendala teknis pada infrastruktur pembangkit milik PLN, bukan karena kendala pemenuhan kewajiban pasar domestik (domestic market obligation/DMO).

"Kalau dikatakan bahwa masalah batubara langka itu tidak benar, karena penugasan kita sudah mencapai 170 juta ton. Dan memang ada beberapa trouble di beberapa mesin yang disampaikan oleh PLN. Dan kita akan selesaikan dalam waktu secepatnya," tegasnya.

Lebih lanjut, Bahlil menambahkan, terkait skema pemadaman bergilir yang dikeluhkan masyarakat, ia mengakui proses pemulihan gardu maupun mesin pembangkit masih terus berjalan. 

"Kemarin memang ada (pemadaman bergilir), belum maksimal, tapi ini kita lakukan percepatan untuk pemulihan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×