kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45801,69   11,79   1.49%
  • EMAS1.048.000 1,85%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN -0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

ESDM masih proyeksikan badan usaha akan tertarik investasi Jargas mulai 2021


Minggu, 28 Juli 2019 / 22:24 WIB
ESDM masih proyeksikan badan usaha akan tertarik investasi Jargas mulai 2021

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembangunan infrastruktur jaringan distribusi gas bumi (Jargas) memang terus berkembang dengan jangkauan yang kian luas. Namun, masih belum banyak Badan Usaha (BU) swasta yang tertarik membangun Jargas bagi rumah tangga dan pelanggan kecil tersebut.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Alimuddin Baso mengungkapkan, selain BUMN migas yakni Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Pertamina, hingga kini belum banyak BU lain yang ikut berinvestasi dalam pembangunan dan pengelolaan Jargas.

Namun, Alimuddin tidak menyebutkan detailnya. "Jumlahnya hanya sedikit, setahu saya hanya BUMD di Palembang, lainnya PGN dan Pertamina," katanya kepada Kontan.co.id, Sabtu (28/7).

Baca Juga: Percepatan program Jargas bakal hemat subsidi

Menurut Alimuddin, ada sejumlah alasan mengapa BU selain Pertamina dan PGN belum tertarik untuk berinvestasi di Jargas. Sebabnya, terutama terkait dengan hitungan keekonomian, lantaran alokasi gas yang sedikit jika hanya diperuntukkan untuk kebutuhan rumah tangga dan pelanggan kecil.

Alimuddin menjelaskan, gas bumi sebesar 0,1 milion standard cubit feet per day (mmscfd) bisa mengalirkan gas ke 6.000 hingga 10.000 Sambungan Rumah (SR). Apalagi, harga jargas juga dituntut lebih murah dibandingkan dengan LPG 3 kilogram.

"Jadi kalau swasta mau-nya terintegrasi, di situ ada rumah tangga, ada komersial, syukur ada industri. Karena pemanfaatan gas untuk rumah tangga kan sangat kecil," terangnya.

Baca Juga: PGN dan Pemda jalin sinergi realisasikan pembangunan Jargas 2020 di 54 kab/kota

Karenanya, Alimuddin memproyeksikan investasi swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) baru akan berjalan mulai tahun 2021.

"Kita harapkan konsep KPBU di tahun 2021 ke sana. Saat ini kita sedang siapkan mekanisme dan kelembagaannya seperti apa, prosesnya terus berjalan," terang Alimuddin.

Alimuddin optimistis, skema KPBU itu akan terwujud dengan baik seiring dengan BUMN penugasan yang mulai melakukan kolaborasi.

Di samping itu, Alimuddin berharap minat BU selain PGN dan Pertamina bisa terakselerasi seiring dengan pengembangan infrastruktur jargas yang saat ini terus dikembangkan.

"Jadi mungkin kalau pemerintah sudah maksimum membangun (infrastruktur Jargas), BU akan mengikuti dengan mengembangkannya," kata Alimuddin.

Baca Juga: Lelang Jaringan Distribusi Gas Ancam Jaringan Perusahaan Gas Negara (PGAS)

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

Tag


TERBARU

[X]
×