kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Fokus penjualan Jembo Cable Company (JECC) tahun ini ke pasar bebas bukan PLN


Minggu, 15 Maret 2020 / 16:25 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membuat kabel Fiber Optic di pabrik baru milik PT. Jembo Cable Company di Tangerang, Banten, Sabtu (22/2).


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Antonius menyatakan di awal tahun ini JECC merasakan tekanan pada penjualan. Buktinya saja, di awal tahun ini Antonius mengungkapkan  penjualan JECC sampai dengan akhir Februari hanya mencapai 64,5% dibanding dengan periode yang sama tahun lalu.

Adapun untuk bulan Maret sendiri atau kuartal I 2020 pencapaiannya masih jauh dibanding tahun lalu. Antonius memprediksi penjualan di akhir Maret di bawah Rp 500 miliar. "Penjualan mengalami penurunan signifikan terutama  penjualan ke PLN," ungkap Antonius. 

Baca Juga: Jembo Cable (JECC) pasang target penjualan sekitar Rp 2,8 triliun sampai akhir 2019

Antonius menjelaskan lebih rinci, pengadaan PLN ditunda karena budget pengadaannya belum turun atau terlambat turun. Akibat adanya pengadaan PLN yang tertunda ini, Antonius bahkan memproyeksikan kemungkinannya tidak ada pertumbuhan di 2020.

Adapun di pertengahan tahun ini, Antonius bilang, bakal ada revisi budget penjualan yang sebelumnya sudah dibidik sebesar Rp 3,27 triliun. Meski demikian, Antonius belum rinci mengungkapkan berapa revisi target penjualan di 2020 karena masih dalam perhitungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×