Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) terus memperkuat bisnis pengelolaan tenaga alih daya melalui inovasi operasional dan pemanfaatan teknologi digital.
Sebagai perusahaan Business Process Outsourcing (BPO), GDPS mengembangkan sistem pengelolaan tenaga kerja yang mencakup seluruh proses, mulai dari perencanaan kebutuhan personel, rekrutmen, pelatihan berbasis kompetensi, administrasi ketenagakerjaan, hingga pemantauan kinerja secara berkala.
Penguatan sistem tersebut didukung oleh platform monitoring digital yang memungkinkan pengawasan penugasan dan kehadiran tenaga kerja secara real-time. Dengan dukungan teknologi ini, GDPS dapat meningkatkan efektivitas operasional sekaligus memastikan kualitas layanan tetap terjaga sesuai kebutuhan pelanggan.
Langkah digitalisasi ini menjadi bagian dari strategi GDPS untuk meningkatkan kapabilitas bisnis alih daya di tengah kebutuhan industri yang semakin menuntut efisiensi, kecepatan, dan standar layanan yang konsisten.
Baca Juga: Shelter Indonesia Bidik Peluang Layanan Berbasis Data di Industri Alih Daya
Cornelis Radjawane, Direktur Utama GDPS mengatakan, pihaknya terus menjaga kualitas pengelolaan tenaga kerja melalui proses yang terstandarisasi, pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, serta penerapan tata kelola operasional yang konsisten sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
“Pengelolaan tenaga kerja saat ini menuntut pendekatan yang lebih komprehensif, tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan personel, tetapi juga pada kualitas proses pengelolaan yang mendukung keberlangsungan operasional,” kata Cornelis dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).
Atas berbagai keunggulan yang dimiliki, GDPS kembali memperoleh kepercayaan dari PT Aneka Petroindo Raya (BP-AKR) untuk mengelola tenaga alih daya (TAD) yang bertugas di jaringan SPBU BP. Kepercayaan tersebut diikuti dengan cakupan pengelolaan tenaga kerja yang meningkat 23% dibandingkan tahun sebelumnya.
Tenaga kerja yang dikelola GDPS terdiri atas Operator SPBU, Shift Leader, dan Barista yang ditempatkan di 67 SPBU BP dan Wildbean Cafe yang tersebar di Jawa Barat, Jabodetabek, dan Jawa Timur.
Baca Juga: PKSS Perkuat Transformasi Bisnis Lewat Pengembangan Talenta dan Teknologi
Cornelis menyampaikan, kepercayaan yang kembali diberikan BP-AKR semakin memperkuat rekam jejak GDPS dalam pengelolaan tenaga kerja di berbagai sektor industri. Dengan pengalaman di sektor aviasi, energi, FMCG, transportasi publik, dan facility management, GDPS terus meningkatkan kapabilitas operasional, kompetensi sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
GDPS merupakan perusahaan alih daya bagian dari Garuda Indonesia Group. GDPS berkomitmen menghadirkan layanan berkualitas dan inovatif melalui pemanfaatan teknologi terkini serta penerapan prinsip HSSE.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














