kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Gelar RUPSLB, Sampoerna Agro (SGRO) setujui pengunduran diri direktur utama


Rabu, 27 Februari 2019 / 20:16 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (27/2). Dalam RUPSLB ini menyetujui adanya perubahan susunan direksi.

Head of Investor Relations Sampoerna Agro, Michael Kesuma mengatakan hasil RUPS kali ini menyetujui pengunduran diri dari Marc Stephan Louis Louette sebagai Direktur Utama SGRO dan digantikan Budi Setiawan Halim.

“Hari ini mata acara perubahan jajaran direksi, karena memang direktur utama yang sebelumnya memberikan surat pengunduran diri,” ujar Michael usai RUPSLB, Rabu (27/2).

Adapun komposisi susunan direksi SGRO saat ini adalah sebagai berikut: Budi Setiawan Halim sebagai Direktur Utama. Hero Djajakusumah, Dwi Asmono, dan Lim King Hui sebagai Direktur SGRO.

SGRO membidik pertumbuhan volume produksi CPO sebesar 5% hingga 10% ketimbang realisasi pada tahun 2018. Meski tahun ini belum ada rencana ekspansi, demi keberlanjutan bisnis jangka panjang SGRO terus menambah aset.

“Per tahun 2006 hingga 2017 aset perkebunan dan aset tetap sudah bertambah dari awal Rp 445 miliar menjadi Rp 5,9 triliun (per akhir 2017), dalam kurun waktu 11 tahun sudah meningkat sekitar 13 kali lipat,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×