Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan
JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) tengah berupaya untuk memacu produksi tanaman pangan agar bisa mencapai target.
Haryono, PLT Dirjen Tanaman Pangan Kementan mengatakan, ada 10 upaya yang akan dilakukan Kementan demi mencapai target produksi.
Pertama, pengamanan pertanaman dari kekeringan dan serangan OPT. Kedua, percepatan panen , olah tanah irigasi.
Ketiga, penanaman padi varietas genjah. Keempat, penerapan tekhnologi irigasi berselang. Kelima, mobilisasi pompa air. Keenam, perluasan areal tanam demi mencetak lahan baru.
Ketujuh, gerakan tanam jajar legowo. Kedelapan, penyediaan pupuk dan benih. Kesembilan, pengawalan secara tekhnologi dan terakhir pengendalian serangan OPT.
"Kami masih memprediksi satu tahun terjadi surplus 4,2 juta ton beras. Selain juga upaya kami menjaga areal lahan tertanam sesuai," imbuh Haryono, Rabu (16/7).
Seperti diketahui bahwa sebelumnya Kementan juga telah merevisi target pangan. Seperti padi menjadi 70,2 juta ton gabah kering giling (GKG) dari 76 juta ton.
Kedelai dari 2,7 juta ton biji kering (BK) menjadi sebesar 1 juta ton (BK). Jagung berubah sebesar 20 juta ton pipilan kering (PK) menjadi 19 juta PK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News