kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Harga BBM Dexlite Melonjak, Mitsubishi: Pajero Sport Dirancang Irit Bahan Bakar


Minggu, 10 Mei 2026 / 15:48 WIB
Harga BBM Dexlite Melonjak, Mitsubishi: Pajero Sport Dirancang Irit Bahan Bakar
ILUSTRASI. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tetap optimistis penjualan Mitsubishi Pajero positif saat harga Dexlite naik


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengakui bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Dex dan Dexlite membuat konsumen kendaraan diesel harus merogoh kantong lebih dalam.

Namun, Mitsubishi tidak mengkhawatirkan hal tersebut. Sebab, kendaraan diesel jenis Pajero Sport dan Triton memiliki rancangan mesin yang efisien terhadap bahan bakarnya.

"Kendaraan diesel seperti Pajero Sport dan Triton dirancang dengan efisiensi bahan bakar yang baik serta daya tahan tinggi, sehingga dalam jangka panjang tetap memberikan keseimbangan antara performa dan biaya penggunaan," ujar Presiden Direktur MMKSI Atsushi Kurita kepada Kontan, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga: Mitsubishi Pede Kebutuhan Kendaraan Diesel Masih Kuat usai Harga BBM Dexlite Melonjak

Atsushi menuturkan bahwa kondisi kenaikan BBM saat ini merupakan tekanan kondisi jangka pendek. Mitsubishi optimistis value jangka panjang kendaraan diesel masih tetap relevan.

"Kami melihat ini secara realistis sebagai potensi perubahan, bukan penurunan yang signifikan," ungkap dia.

Saat ini, kondisi pasar otomotif di Indonesia memiliki karakteristik yang kuat. Para konsumen Indonesia masih membutuhkan kendaraan yang memiliki fungsi dan kebutuhan yang tinggi.

Sebelumnya, Gaikindo menjelaskan bahwa reaki dari para konsumen pengguna mobil diesel dipastikan ada. Pasalnya, harus mengisi bensin Solar non-subsidi.

Menurutnya, tren penjualan mobil berbahan bakar diesel tersebut akan mengalami penurunan. Namun, Gaikindo belum bisa menjelaskan secara rinci soal berapa persen penurunan penjualan mobil diesel nantinya.

Lebih jauh, Gaikindo menilai bahwa para konsumen juga masih mempertimbangkan terkait dengan keinginan mengganti kendaraan mobil diesel ke mobil berbahan bakar listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×