kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.693   17,00   0,10%
  • IDX 6.096   -222,80   -3,53%
  • KOMPAS100 804   -27,92   -3,35%
  • LQ45 617   -14,06   -2,23%
  • ISSI 215   -10,59   -4,70%
  • IDX30 353   -7,26   -2,02%
  • IDXHIDIV20 441   -7,94   -1,77%
  • IDX80 93   -2,99   -3,12%
  • IDXV30 121   -2,87   -2,31%
  • IDXQ30 116   -2,01   -1,71%

Harga susu dunia kendur, susu lokal masih tinggi


Selasa, 16 September 2014 / 18:40 WIB
ILUSTRASI. Catat Net Buy Jumbo, Asing Banyak Menadah Saham Ini Saat IHSG Memerah, Kamis (30/3).


Reporter: Mona Tobing | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Harga susu dunia menunjukkan trend penurunan. Sejak awal Januari sampai Agustus 2014, harga susu dunia terus merosot. Walau harga susu dunia melotor, namun harga produk susu olahan di dalam negeri tidak berubah.

Penurunan harga susu dunia tercatat oleh International Dairy Product Prices. Pada Januari 2014 harga susu mencapai US$ 5.125 metrik per ton, kemudian pada Juni 2014 harga susu dunia terjun menjadi US$ 4.500 metrik per ton. Turun lagi pada Agustus 2014 menjadi US$ 3.387 metrik per ton.

Penurunan harga tak mempengaruhi produk susu olahan dalam negeri. Pantauan KONTAN di sejumlah mini market, harga susu bubuk untuk berat 400 gram. Misalnya, Frisian Flag Full Cream mencapai Rp 38.725. Dancow full cream Rp 38.675, Indomilk full cream Rp 33.350, Anlene total plain untuk 500 gram seharga Rp 83.825. Harga susu di pasar kemarin tersebut masih sama dengan harga susu sejak awal tahun lalu.

Paul Richards, Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia mengatakan, pihaknya belum berencana menaikkan atau menurunkan harga produknya dalam waktu dekat. "Kami tetap fokus pada produksi susu apalagi saat ini Fonterra telah memulai pembangunanan pabriknya yang pertama untuk blending dan packing di Cikarang, Jawa Barat," ujarnya pada Selasa (16/9).

Fonterra Brands Indonesia dikenal dengan merek dagang Susu Anlene, Anmum and Anchor Boneeto. Fonterra Brands Indonesia memprediksi konsumsi susu Indonesia tumbuh 5% setiap tahunnya hingga tahun 2020. Dengan begitu maka konsumsi pada 2020 akan meningkat 50% dari jumlah yang dikonsumsi saat ini yakni 11 liter per kapita per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×