kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

HKTI ragukan komitmen Dirut baru Bulog serap beras


Kamis, 12 Februari 2015 / 14:23 WIB
ILUSTRASI. Jadwal Maintenance Honkai: Star Rail 1.3, Cara Update, Reward dan Info Spesifikasi


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Lenny Sugihat berjanji akan menyerap beras dan gabah milik petani sebanyak 3 juta ton hingga 3,2 juta ton pada tahun 2015. Komitmen ini dikatakan Lenny bertujuan meredam penurunan harga beras di pasaran yang berpotensi merugikan petani. Namun Bulog hanya membeli produk petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yakni Rp 7,260 per kilogram (Kg). Kontan komitmen ini diragukan para petani di daerah, pasalnya harga beras di tingkat petani saat ini sudah jauh di atas HPP.

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Rachmat Pambudy mengatakan pihaknya meragukan Bulog bisa menyerap beras dan gabah petani sebanyak 3,2 juta ton bila dibeli sesuai HPP. Pasalnya, saat ini harga beras medium saja sudah berada pada kisaran hampir Rp 10.000 per kg.

"Kalau Bulog membeli sesuai HPP terus terang, kami risau, karena harga beras saat ini sudah jauh di atas HPP," ujar Rachmat kepada KONTAN, Kamis (12/2).

Kendati begitu, HKTI menyambut baik niat Bulog yang tidak mengintervensi pasar dan membiarkan harga beras naik untuk kepentingan petani. Soalnya, komitmen seperti ini jarang sekali didapatkan petani dari Bulog. HKTI menunggu realisasi dari janji Dirut Bulog yang baru ini.

Namun HKTI tetap mengajukan apresiasi atas niat Bulog membantu petani agar harga beras tidak turun di pasaran. Dengan demikian, petani juga bisa meraup untung dan terus meningkatkan produksi beras mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×