kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Hore, pemerintah pastikan insentif tagihan listrik 450 VA-900 VA diperpanjang*


Rabu, 29 Juli 2020 / 14:00 WIB
Hore, pemerintah pastikan insentif tagihan listrik 450 VA-900 VA diperpanjang*


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

Rinciannya, Pertama, 112.223 pelanggan bidang sosial yang akan mendapatkan subsidi listrik. Kedua, ada 330.653 pelanggan bisnis PLN akan mendapatkan subsidi listrik. Ketiga, Terdapat 28.886 pelanggan untuk industri PLN yang akan mendapatkan subsidi listrik. 

Subsidi tersebut digunakan untuk memangkas biaya minimum yang seharusnya dibayar oleh pelanggan. Sehingga nantinya pelanggan hanya membayar sesuai pemakaian.

Biaya minimum adalah perhitungan energi minimum selama 40 jam dalam kurun waktu satu bulan yang perlu dibayarkan oleh pelanggan. 

Airlangga mengatakan, total biaya yang harus dibayar oleh ketiga jenis pelanggan tersebut mencapai Rp 5,6 triliun. 

Baca Juga: Catat, ini 3 golongan pelanggan PLN yang dapat subsidi listrik total Rp 3 triliun

Angka tersebut terdiri dari Rp 521,7 miliar untuk pelanggan bidang sosial, sebanyak 2,37 triliun untuk pelanggan bisnis, dan industri Rp 2,7 triliun.

Tetapi, jika mereka membayar sesuai dengan penggunaan maka untuk pelanggan sosial membayar Rp 235,8 miliar, bisnis Rp 1,06 triliun, dan industri 1,31 triliun.  

Subsidi tersebut dilakukan dengan menerima masukan dari berbagai industri termasuk sektor pariwisata. Airlangga bilang saat ini sedang disusun aturan terkait subsidi tersebut.

*Berita ini adalah ralat dari berita sebelumnya yang berjudul Hore, insentif tagihan listrik 450 VA-900 VA diperpanjang sampai Desember

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×