kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Hyundai geber pembangunan pabrik mobil di Indonesia, akhir tahun ini target rampung


Jumat, 15 Mei 2020 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. Hyundai. REUTERS/Stephen Lam/File Photo


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pandemi, pabrikan mobil asal Korea Hyundai, tetap bergegas membangun pabrik di Indonesia. Komitmen tersebut sebagai bagian dari rencana investasi Hyundai di tanah air hingga 2030 nanti.

Pihak Hyundai disebut akan menggelontorkan dana sekitar US$ 1,55 miliar untuk investasi di Indonesia hingga 10 tahun mendatang, salah satunya membangun lini produksi di Indonesia. Dalam webinar yang diselenggarakan Markplus, Jumat (15/5), Lee Kang Hyun, Vice President of Hyundai Motor Asia-Pacific HQ mengungkapkan komitmen tersebut.

Baca Juga: WSBP Tetapkan Dividen Tunai Sebesar 25% dari Laba Bersih Tahun 2019

"Saat ini tengah menyiapkan diri secara lengkap untuk masuk ke Indonesia, pembangunan tetap berlanjut atas dukungan pemerintah Indonesia juga," sebut Lee. Jika tak ada aral melintang, Lee bilang akhir tahun ini pabrik sudah rampung.

Serta bulan November tahun 2021 nanti diharapkan Hyundai sudah mulai menjual mobil produksi lokal perdananya di pasar nasional. Lee bilang ada beragam model yang bisa diproduksi pabrikan tersebut mulai dari SUV, MPV, sedan hingga Electric Vehicle.

Baca Juga: Usai Corona, Cina Diprediksi Tetap Jadi Pemasok Utama Global

Adapun jumlah kapasitas produksi pabrik tersebut tak dijelaskan manajemen secara rinci. Namun dari paparan Johannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dengan didirikannya pabrik Hyundai, maka kapasitas produksi nasional tahun depan bakal meningkat menjadi 2,5 juta unit per tahun dari yang awalnya 2,2 juta unit per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×