kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.045   37,00   0,22%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

MIND ID: Negosiasi divestasi PT Vale masih berlangsung


Minggu, 17 November 2019 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Penandatanganan Head of Agreement Divestasi Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), 11 Oktober 2019


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

"Valuasinya menunggu Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Vale kan publik kan, nah kita pakai mekanisme yang sudah ditentukan OJK saja. Kita tunggu hasil valuasi dari OJK," terang Fajar.

Adapun, besaran saham yang akan diproses dalam divestasi juga menanti hasil perhitungan OJK.

Baca Juga: Nama CEO Holding Tambang masuk TPA, ada Orias Moedak, Niko Kanter, dan Tony Wenas

Lebih jauh Fajar menuturkan, proses divestasi yang sedang dilakukan oleh Inalum dan Vale saat ini hanya sebesar 20%.

Adapun, untuk menjadi mayoritas diperlukan divestasi sebesar 51%. "Nah sisa 11% lagi menunggu Kontrak Karya (KK) mereka selesai dulu," jelas Fajar.

Fajar menyebutkan, pemerintah akan berfokus pada penyelesaian divestasi sebesar 20% terlebih dahulu. Proses ini sendiri diharapkan rampung pada akhir tahun 2019.

Rendi menambahkan, seluruh tahapan (hingga financial closing) belum dapat dipastikan rampung pada akhir tahun.

"Bisa lebih (melewati akhir tahun), Freeport saja dulu perlu 7 bulan hingga financial closing," tandas Rendi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×