kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Industri tekstil akan genjot ekspor pakaian ke negara EFTA


Senin, 17 Desember 2018 / 17:55 WIB
ILUSTRASI. INDUSTRI TEKSTIL


Reporter: Lita Febriani | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) akan genjot produksi untuk ekspor ke negara anggota European Free Trade Assoction (EFTA). Hal ini dilakukan usai pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian ekonomi komprehensif dengan empat negara eropa yaitu Swiss, Islandia, Norwegia dan Leichtenstein.

"Tentu kita akan genjot ekspor ke sana. Jadi dua kali lipat dari ekspor tahun ini," tutur Ketua API Ade Sudrajat Usman saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (17/12). Saat ini nilai ekspor tekstil Indonesia ke Eropa baru mencapai US$ 28,3 juta. Ekspor tersebut berasal dari pakaian jadi.

Perjanjian Indonesia - EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE - CEPA) ditandantangani pada Minggu (16/12) di gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta. Isi perjanjian tersebut salah satunya ialah penghapusan biaya cukai masuk sebesar 98% - 99% untuk produk tekstil.

Selain produk tekstil, Indonesia juga diberi penghapusan biaya cukai masuk untuk emas, ikan, alas kaki, kopi, mainan, furniture, peralatan listrik, mesin, sepeda, ban dan palm oil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×