kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Industri tekstil akan genjot ekspor pakaian ke negara EFTA


Senin, 17 Desember 2018 / 17:55 WIB
ILUSTRASI. INDUSTRI TEKSTIL


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) akan genjot produksi untuk ekspor ke negara anggota European Free Trade Assoction (EFTA). Hal ini dilakukan usai pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian ekonomi komprehensif dengan empat negara eropa yaitu Swiss, Islandia, Norwegia dan Leichtenstein.

"Tentu kita akan genjot ekspor ke sana. Jadi dua kali lipat dari ekspor tahun ini," tutur Ketua API Ade Sudrajat Usman saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (17/12). Saat ini nilai ekspor tekstil Indonesia ke Eropa baru mencapai US$ 28,3 juta. Ekspor tersebut berasal dari pakaian jadi.

Perjanjian Indonesia - EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE - CEPA) ditandantangani pada Minggu (16/12) di gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta. Isi perjanjian tersebut salah satunya ialah penghapusan biaya cukai masuk sebesar 98% - 99% untuk produk tekstil.

Selain produk tekstil, Indonesia juga diberi penghapusan biaya cukai masuk untuk emas, ikan, alas kaki, kopi, mainan, furniture, peralatan listrik, mesin, sepeda, ban dan palm oil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×