CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.634   7,00   0,04%
  • IDX 6.480   -61,32   -0,94%
  • KOMPAS100 853   -4,82   -0,56%
  • LQ45 648   -2,19   -0,34%
  • ISSI 224   -2,71   -1,19%
  • IDX30 360   -1,47   -0,41%
  • IDXHIDIV20 449   -0,35   -0,08%
  • IDX80 97   -0,36   -0,37%
  • IDXV30 125   -0,19   -0,15%
  • IDXQ30 116   -0,20   -0,17%

Ini penyebab Pertamina dan ENI pisah dalam menggarap green refinery


Rabu, 29 Januari 2020 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (kiri) mengungkapkan alasan Pertamina dan ENI tak lagi kerjasama garap proyek green refinery Plaju


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Pertamina pun cukup heran mengingat CPO yang diolah merupakan produk kelapa sawit yang ditanam di Indonesia sehingga jika timbul permasalahan aspek lingkungan yang bertanggungjawab adalah Pertamina.

Sejumlah pertimbangan tersebut, akhirnya membuat Pertamina mengakhiri kerjasama dengan ENI. Selanjutnya, pengolahan CPO dan produksi akan dilakukan oleh Pertamina bekerjasama dengan UOP sebagai pemilik teknologi ecofining.

Tak berhenti di situ, Nicke bilang ENI kini menerima penalti dari pemerintah Italia sebab masih menggunakan CPO dari Indonesia untuk diolah pada kilang miliknya.

Baca Juga: Pertamina janji optimalkan keterlibatan perusahaan domestik dalam pembangunan kilang

"Nah jadi kami jalan sendiri. Kapasitasnya 20.000 barel per hari untuk tiap unit. Lalu kalau mau 80.000 berarti 4 unit dan akan hasilkan 1 juta kiloliter per tahun," jelas Nicke.

Proyek ini sendiri diharapkan mulai beroperasi pada 2024 mendatang.

Asal tahu saja, Pertamina dan ENI telah meneken kerja sama dengan menandatangani tiga kesepakatan di Roma, Italia pada 30 Januari 2019. Dua kesepakatan tersebut terkait pengembangan green refinery, yaitu head of joint venture agreement serta term sheet CPO processing di Italia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×