kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

INKA dan Asperindo mengaku belum mengalami kerugian bisnis akibat demonstrasi


Selasa, 01 Oktober 2019 / 19:18 WIB
INKA dan Asperindo mengaku belum mengalami kerugian bisnis akibat demonstrasi
ILUSTRASI. Kericuhan unjuk rasa menolak UU KPK dan pengesahan RUU KUHP

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, POS, dan Logistik Indonesia (Asperindo) serta PT Industri Kereta Api Persero (INKA), mengakui belum mengalami kerugian berarti dari aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa titik kota besar di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Budi Paryanto, Wakil Ketua Umum Asperindo mengatakan hingga saat ini baik pihaknya maupun anggota yang berada dalam naungan Asperindo belum mengeluarkan laporan keluhan atau kerugian dari kejadian tersebut.

Baca Juga: Akumindo: Demonstrasi tidak berdampak bagi sektor UMKM

"Sampai saat ini, anggota kami masih bisa menyiasati proses pengiriman barang. Laporan mengenai kerugian atau keluhan pun juga tidak ada," ujar Budi kepada Kontan.co.id, Selasa (1/10).

Sebagai informasi, gelombang unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa, aktivis, serta sipil mewarnai kawasan DPR dan sekitarnya sejak pekan lalu.

Kelompok tersebut menyuarakan protes atas rancangan undang-undang yang dinilai mengancam masyarakat marjinal dan memberi ruang untuk tindak korupsi.

Baca Juga: Banyak demonstrasi, Lion Parcel alami penurunan service level

Dari aksi yang berakhir bentrok dengan aparat ini, sejumlah ruas jalan di Jakarta terpaksa ditutup dan dialihkan untuk menghindari efek kerusuhan.

Sementara itu, hampir sama dengan Asperindo, PT Industri Kereta Api Persero (INKA) juga menyampaikan tidak mengalami kerugian apapun dari aksi unjuk rasa yang terjadi di Jakarta.

"Sampai saat ini belum terdampak apa pun dari demonstrasi, sebab alat-alat operasional INKA tidak ada yang terganggu," ungkap Hartono, Corporate Communication INKA kepada Kontan.co.id.




TERBARU

Close [X]
×