kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Jaga Daya Beli, Kenaikan Harga Gas Hulu Harus Diikuti Insentif yang Mendukung


Minggu, 15 Oktober 2023 / 18:37 WIB
Jaga Daya Beli, Kenaikan Harga Gas Hulu Harus Diikuti Insentif yang Mendukung
ILUSTRASI. Fasilitas migas lepas pantai Pertamina Hulu Energi (PHE).


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

Aris menjelaskan, insentif yang akan diberikan di sisi hulu perlu dipertimbangkan dampaknya bagi penerimaan negara serta keekonomian bagi KKKS. 

Kemudian, dari sisi konsumen atau industri, dapat dilihat lebih jauh kegunaan dari gas bumi tersebut. Apakah sebagai bahan baku atau sebagai bahan bakar. Kemudian gas tersebut digunakan untuk kebutuhan domestik ataukah ekspor.

“Jika digunakan untuk domestik bisa diperinci lagi, apakah digunakan untuk produk kategori subsidi seperti pupuk atau bukan. Jika dalam kategori subsidi tentunya produk dari industri tersebut yang nantinya dapat kompensasi dari pemerintah dalam bentuk subsidi,” terangnya. 

Jika produk industri diperuntukkan untuk ekspor, agar memiliki daya saing dengan industri sejenis di pasaran, dapat juga diberikan insentif di sektor perpajakan dan lainnya.

“Sehingga secara makro ekonomi Indonesia perlu dikaji lebih lanjut pengurangan pendapatan negara dari sektor migas akibat pemberian insentif di sisi hulu dengan multiplier effect yang dihasilkan oleh industri seperti pertambahan penyerapan tenaga kerja di sisi hilir,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×