kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45898,63   -3,93   -0.44%
  • EMAS932.000 -0,11%
  • RD.SAHAM -0.23%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Jangan nekat, ini batas aman sepeda motor terobos banjir


Sabtu, 20 Februari 2021 / 11:49 WIB
Jangan nekat, ini batas aman sepeda motor terobos banjir
ILUSTRASI. Pengendara sepeda motor nekat menerobos banjir di Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/11).

Sumber: Kompas.com | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banjir terjadi di sejumlah wilayah seperti di Jakarta, Bekasi dan beberapa daerah lainnya, usai hujan deras yang terus mengguyur. Kondisi ini membuat pengendara sepeda motor yang terjebak dan terpaksa menerjang genangan air di jalan raya.

Akibatnya, kendaraan roda dua tersebut mengalami mati mesin atau mogok saat melintas di jalan yang tergenang air. Mengendarai sepeda motor dan terpaksa menerjang jalan yang banjir memang tidak boleh sembarangan, karena air bisa masuk ke mesin dan menyebabkan kerusakan.

Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, jika terpaksa harus melintasi jalan yang tergenang banjir sebaiknya mengetahui ketinggian air terlebih dahulu. Pastikan ketinggian air masih aman untuk dilewati atau tidak melebihi tinggi dari ujung knalpot sepeda motor. “Selama ketinggian air masih di bawah ujung knalpot sepeda motor masih aman melintas di lokasi yang banjir,” kata Endro kepada Kompas.com.

Tetapi, Endro menambahkan, jika ketinggian air dirasa melebihi dari lubang ujung knalpot sebaiknya pengendara tidak memaksakan untuk melintasinya. Hal ini cukup berisiko dan bisa saja sepeda motor mengalami mati mesin ketika dipaksa melewati genangan air yang cukup tinggi.

Baca Juga: Banjir Jakarta, PLN menyiagakan 72 posko

“Jika ketinggian air melebihi batas maksimal yakni ujung knalpot, sebaiknya pengendara tidak perlu memaksakan untuk melintasinya,” ucapnya. Apabila sepeda motor sudah mengalami mogok ketika melintas di jalan yang tergenang, sebaiknya juga tidak langsung dihidupkan.

“Jika air melebihi batas ketinggian yang aman, lebih baik motor jangan langsung dinyalakan. Dikhawatirkan ada air yang masuk ke bagian kelistrikan dan mesin,” tuturnya.

Untuk itu, sebelum nekat melintas di jalan yang banjir pengendara disarankan untuk memastikan bahkan jalan tersebut aman untuk dilewati. Sehingga, saat kendaraan melaju bisa tetap aman dan tidak mengalami kerusakan yang bisa membuat mesin tidak bekerja.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jangan Nekat, Ini Batas Aman Sepeda Motor Terobos Banjir.
Penulis: Ari Purnomo
Editor: Aditya Maulana

Baca Juga: Pakar tata kelola air: Banjir di Jakarta karena drainase buruk

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Investasi Reksadana dan Saham (VIRTUAL) NEGOTIATION FOR EVERYONE Batch 2

[X]
×