Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya penumpang KA (161) Bangunkarta jurusan Jombang – Pasar Senen, yang perjalanannya terganggu akibat anjlokan 3 kereta di Emplasemen Bumiayu pada Senin, (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin mengatakan, saat ini petugas Daop 5 melakukan koordinasi intensif untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api serta penanganan situasi di lapangan. Ia bilang, tim KAI saat ini masih fokus dalam upaya evakuasi.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini. Adapun untuk penyebab anjlokan, nanti akan dikabarkan lebih lanjut," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).
Baca Juga: Longsor di Bandung Barat, Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan dan Tertunda
As'ad menambahkan, saat informasi diterima, seluruh tim Tanggap Darurat KAI Daop 5 Purwokerto langsung bergerak cepat untuk menyiapkan langkah-langkah penanganan.
Petugas bersama tim terkait, lanjutnya, saat ini telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan di jalur lintasan tersebut dan melakukan evakuasi terhadap KA Bangunkarta.
Akibat kejadian ini, untuk sementara waktu petak jalan di lokasi kejadian terhalang, sehingga baik jalur hulu maupun hilir tidak dapat dilalui perjalanan KA. KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses penanganan.
Baca Juga: Mulai Maret 2026, Kereta Api Feeder Whoosh Pindah ke Sisi Barat Stasiun Bandung
KAI Daop 5 Purwokerto memastikan akan terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan terkait perkembangan situasi ini melalui berbagai kanal resmi. Penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
KAI Daop 5 Purwokerto, kata As'ad, akan terus mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan. Ia bilang, perkembangan selanjutnya dari kejadian ini juga akan disampaikan pada kesempatan berikutnya.
Baca Juga: KAI Group Angkut 32,46 Juta Pelanggan, Tertinggi dalam 5 Tahun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












