kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.399.000   13.000   0,94%
  • USD/IDR 16.140
  • IDX 7.328   27,17   0,37%
  • KOMPAS100 1.142   4,95   0,44%
  • LQ45 920   5,02   0,55%
  • ISSI 219   0,28   0,13%
  • IDX30 458   2,53   0,56%
  • IDXHIDIV20 549   3,16   0,58%
  • IDX80 129   0,76   0,60%
  • IDXV30 127   0,36   0,29%
  • IDXQ30 155   0,64   0,42%

Kata Tiket.com perihal masuknya Grup Djarum ke Go-Jek


Selasa, 27 Februari 2018 / 10:19 WIB
Kata Tiket.com perihal masuknya Grup Djarum ke Go-Jek
ILUSTRASI. Gaery Undarsa


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Global Digital Prima (GDP) Venture melalui PT Global Digital Niaga (GDN) atau Blibli telah resmi menyuntik Go-Jek.  GDP Venture sendiri merupakan perusahaan investasi milik Grup Djarum yang aktif melakukan investasi di beberapa perusahaan rintisan digital.

Sebelumnya, pada Juni 2017 lalu perusahaan travel agent Tiket.com pun diakuisisi GDP. Kedua perusahaan Go-Jek dan Tiket.com berpeluang untuk berkolaborasi ke depannya.

Lalu apa kata Tiket.com?

Co-Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa mengaku bila ada kolaborasi dengan startup transportasi tersebut akan memberikan dampak baik dan menjadi kekuatan baru bagi dua perusahaan. "Wah saya tidak bisa bilang banyak," ucapnya di Grha Niaga Thamrin, Jakarta, Senin (26/2).

Di samping itu, Gaery menanggapi bahwa suntikan dana yang dilakukan GDP Venture merupakan rencana strategi (strategic plan). "Kalau angka saya tidak tahu, tetapi ini bukan sekadar dana, kalau investasi ke Go-Jek karena ada strategic plan, akan ada kelanjutan juga," tutur Gaery lebih lanjut.

Gaery menilai bahwa Go-Jek merupakan perusahaan yang paling signifikan saat ini dan ke depannya. Dia berharap ada strategic partnership hanya saja tidak bisa dipastikan waktunya.

Sebelumnya dalam beberapa pemberitaan, Global Digital Niaga (GDN) mengucurkan sejumlah dana untuk kerja sama dengan perusahaan penyedia aplikasi transportasi tersebut. GDN sendiri merupakan anak perusahaan pemodal ventura milik Grup Djarum, Global Digital Prima (GDP).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×