kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Kebutuhan BBM Naik Hingga 10%, Pertamina Tingkatkan Distribusi di Wilayah Medan


Rabu, 15 Juli 2026 / 16:53 WIB
Kebutuhan BBM Naik Hingga 10%, Pertamina Tingkatkan Distribusi di Wilayah Medan
ILUSTRASI. Kelangkaan BBM di Medan teratasi! Pertamina Patra Niaga tingkatkan distribusi hingga 104% dari target harian.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga merespons kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Medan dan sekitarnya. Pertamina Patra Niaga meningkatkan kapasitas dan mempercepat distribusi di tengah peningkatan kebutuhan BBM di wilayah tersebut.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengungkapkan, terjadi peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk dimulainya kembali kegiatan sekolah dan perkantoran yang mendorong kenaikan mobilitas.

Pertamina Patra Niaga melakukan percepatan dan penguatan kapasitas distribusi agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan juga mengalami kenaikan sekitar 5%–10% dibandingkan rata-rata harian. Kami segera meningkatkan kapasitas distribusi melalui penambahan armada mobil tangki, penguatan personel distribusi, serta optimalisasi operasional sehingga layanan di SPBU kini telah kembali berjalan normal," ujar Kitty melalui keterangan tertulis yang disiarkan pada Rabu (15/7/2026).

Baca Juga: Transformasi Pelabuhan Perkuat Logistik Pangan Nasional

Sebagai langkah percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga menambah 10 unit mobil tangki operasional, 30 unit mobil tangki spot charter, serta memperkuat personel distribusi dengan tambahan 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat dan dukungan 16 personel dari Bekangdam. 

Kitty menegaskan, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pembinaan dan penindakan atas pelanggaran disiplin terhadap seluruh mitra operasional. Langkah ini bertujuan untuk memastikan proses distribusi berjalan sesuai standar keselamatan, kepatuhan, dan keandalan. 

Selain itu, operasional Fuel Terminal Medan dan sejumlah Stasiun Bahan bakar Umum (SPBU) dioptimalkan selama 24 jam untuk mempercepat penyaluran BBM ke masyarakat.

Pada 14 Juli 2026, realisasi penyaluran tercatat sebesar 104% dari target harian, dengan pengoperasian 149 unit mobil tangki atau 115%.

Saat ini, Kitty mengklaim operasional Fuel Terminal Medan telah berjalan normal dan seluruh proses distribusi BBM ke SPBU berlangsung lancar.

Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keandalan pasokan energi bagi masyarakat.

Baca Juga: Serapan Anggaran Kemenkop Capai 87,25%, Dana Dekonsentrasi Jadi Tantangan

"Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah membantu percepatan distribusi. Saat ini layanan SPBU di Medan telah beroperasi normal dengan stok BBM dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan optimal," tutup Kitty.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×