kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kelas menengah harusnya dapat insentif listrik, Dirut PLN: Kami tak sanggup


Rabu, 22 April 2020 / 13:17 WIB
Dirut PLN Zulkifli Zaini


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak bisa memberikan insentif kepada pelanggan 900 VA (non subsidi) dan pelanggan 1300 VA. Sebab, kemampuan keuangan PLN tidak akan sanggung menanggung itu.

Dalam rapat tersebut beberapa anggota DPR menanyakan apakah pelanggan 900 VA (non subsidi) dan 1300 VA akan mendapatkan insentif juga? Sebab, saat ini kelas menengah juga sudah morat-marit.

Baca Juga: Dirut PLN: Kebijakan listrik gratis biaya negara, kami akan tagihkan nanti

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, bahwa jumlah pelanggan 900 VA (non subsidi) mencapai 22,7 juta pelanggan dengan rekening bulanan Rp 143.000 sehingga totalnya Rp 9,5 triliun, lalu jumlah pelanggan 1300 VA mencapai 11,7 juta dengan rekening bulanan Rp 221.000 dengan total Rp 7,4 triliun.

Baca Juga: Dirut PLN: Kami akan minta tunda bayar utang ke bank yang jatuh tempo tahun ini

"Totalnya 16,9 triliun per bulan, kalau jumlah itu dibebankan ke kami tentu kami tidak sanggup, hanya pemerintah yang bisa," imbuh dia.

Zulkifli mengatakan, untuk subsidi atau dana talangan pelanggan 450 VA dan 900 VA (Subsidi) hanya sekitar Rp 3,4 per bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×