Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.393
  • EMAS666.000 0,60%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Kuartal I 2019, Austindo Nusantara (ANJT) serap US$ 17,4 juta capex

Rabu, 15 Mei 2019 / 18:57 WIB

Kuartal I 2019, Austindo Nusantara (ANJT) serap US$ 17,4 juta capex
PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ)

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Emiten perkebuhan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) sudah membelanjakan US$ 17,4 juta sepanjang Kuartal I-2019. Jumlah itu setara dengan 30,52% dari anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini sebesar US$ 57 juta atau Rp 850 miliar.

Direktur Keuangan ANJT Lucas Kurniawan mengatakan, belanja modal tersebut paling banyak digunakan untuk keperluan perawatan kebun, serta anggaran untuk penyelesaian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk fasilitas pengolahan minyak kelapa sawit (CPO) dan minyak kertel sawit (PKO) serta infrastruktur pendukungnya yang berlokasi di Papua Barat.


"Paling besar untuk perawatan dan capex (untuk pabrik dan infrastruktur) PKS yang di Papua," katanya dalam Public Expose yang digelar pada Rabu (15/5).

Lucas menjelaskan, sumber pendanaan untuk belanja modal tahun ini berasal dari kombinasi kas kegiatan operasi, dana internal, utang bank dan pendanaan lainnya. Adapun, sepanjang tahun ini serapan capex terbesar dianggarkan untuk biaya perawatan perkebunan sekitar US$ 23 juta.

Selain itu, belanja modal tahun ini juga dianggarkan untuk pengembangan fasilitas produksi. Seperti untuk PKS di Papua sebesar US$ 7,5 juta, dan optimalisasi pabrik sagu di Papua sebesar US$ 1 - US$ 1,5 juta. "Itu yang akan menjadi mayoritas penggunaan belanja modal tahun ini," ungkapnya.

Sisanya, sambung Lucas, manajemen ANJT akan melakukan review pengalokasian capex dengan mempertimbangkan pergerakan harga sawit. Lucas bilang, apabila harga sawit masih berada dalam tren penurunan, tidak menutup kemungkinan ada beberapa agenda belanja modal yang akan ditinjau kembali.

Sebaliknya, jika harga sawit menunjukkan tren positif, maka ANJT akan melanjutkan program belanja modal yang telah direncanakan. "Kami akan memantau perkembangan harga, karena walau sudah dianggarkan harus seimbang antara harga dan belanja modal," jelas Lukas.

Maklum saja, sampai saat ini, lini bisnis kelapa sawit masih memegang porsi dominan dalam komposisi pendapatan ANJT. Hingga Kuartal-I 2019, porsi kelapa sawit terhadap pendapatan sebesar 98,56%.

 


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0498 || diagnostic_web = 0.3490

Close [X]
×