kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Lebaran, produsen daging olahan tak naikkan harga


Rabu, 08 Juli 2015 / 16:46 WIB
Lebaran, produsen daging olahan tak naikkan harga


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia atau National Meat Processor Association-Indonesia (NAMPA) menjamin produk daging olahan saat Lebaran tidak akan naik.

"Masyarakat tak perlu khawatir, harga tidak naik saat Lebaran ini," kata Donatus Hartono, Sekretaris Jenderal NAMPA, Rabu (8/7).

Menurutnya, di tengah terjadi perlambatan ekonomi, para produsen sosis, bakso dan lainnya, menahan untuk menaikkan harga jual. Di sisi lain, masyarakat juga lebih menahan belanja produk daging olahannya dan dialihkan ke produk pangan lain.

"Saat ini permintaan juga turun, masa kami menaikkan harga? Kan logikanya begitu," ujar Donatus.
 

Berdasarkan data NAMPA, harga sosis yang diproduksi perusahaan olahan daging dalam negeri berkisar antara Rp 81.200 per kilogram - Rp 151.500 per kilogram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×