kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.887   -13,00   -0,08%
  • IDX 7.972   36,70   0,46%
  • KOMPAS100 1.124   7,51   0,67%
  • LQ45 817   1,09   0,13%
  • ISSI 281   2,85   1,03%
  • IDX30 426   -0,70   -0,16%
  • IDXHIDIV20 512   -2,66   -0,52%
  • IDX80 126   0,64   0,51%
  • IDXV30 138   -0,25   -0,18%
  • IDXQ30 139   -0,44   -0,32%

Lewat dua pekan, Unilever masih adem terhadap SMART


Rabu, 25 Agustus 2010 / 11:19 WIB
Lewat dua pekan, Unilever masih adem terhadap SMART


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk (Unilever) belum membuat keputusan mengenai kontrak pembelian crude palm oil (CPO) dari PT PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART). Walaupun pengumuman atas audit SMART sudah dilakukan dua pekan, rupanya Unilever belum menyatakan sikap mengenai kelangsungan kontrak pembelian CPO dari SMART.

“Kami masih dalam proses penelaahan,” kata External Affairs Manager PT Unilever Indonesia Tbk Rachmat Hidayat kepada KONTAN di Jakarta, Rabu (25/8).

Rachmat menjelaskan, prosedur pengambilan keputusan atas hasil audit dan verifikasi terhadap laporan Greenpeace atas SMART tersebut harus melibatkan holding Unilever.

Keputusan untuk melakukan pembelian CPO atau tidak kepada SMART diputuskan oleh holding Unilever. Pasalnya, CPO yang dibeli oleh Unilever di Indonesia tersebut tidak hanya digunakan untuk bahan baku pabrik Unilever di Indonesia saja tetapi juga bahan baku untuk pabrik Unilever di negara lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×