Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Fahriyadi .
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten jasa perindustrian PT Lion Metal Works Tbk (LION) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar tahun ini.
Direktur Utama Lion Metal Works, Cheng Yong Kim, mengatakan, belanja modal yang disediakan perseroan berguna untuk perbaikan dan pengadaan teknologi baru, seperti mesin laser cutting dan pengelasan robotik.
Cheng menjelaskan, Lion Metal Works menyediakan peralatan untuk perkantoran dan pabrikasi lainnya dari logam. Produknya terdiri dari dua kelompok, yakni peralatan untuk kantor dan alat untuk bahan bangunan.
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan, Lion Metal (LION) Siapkan Belanja Modal Untuk Pengadaan Teknologi
Pertama, peralatan kantor. Produk ini meliputi meja, lemari, filing cabinet, loker, peralatan pengamanan seperti brankas, hingga alat-alat pergudangan. Kedua, bahan bangunan yang disediakan perseroan meliputi sistem penyangga kabel (cable ladder), pintu besi, hingga pintu besi tahan api (fire door).
Tahun ini, Cheng bilang, pihaknya akan memperkuat transformasi di lini bisnis bangunan atau distribution & building component (DBC).
Selain pengadaan teknologi baru, Perseroan yang memiliki pabrik di Jakarta, Surabaya, dan Purwakarta ini juga akan melakukan pengembangan produk cable ladder dan fire door.
Tak hanya itu, Cheng berambisi untuk meningkatkan sistem pergudangan berbasis otomasi. "Kami mengembangkan sistem warehousing yang lebih modern dengan otomatisasi menggunakan sistem two-way dan four-way berbasis kontrol komputer," ujar Cheng, Jumat (13/2).
Menurutnya, penerapan sistem otomatis diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan biaya tenaga kerja, khususnya dalam pengelolaan logistik dan pergudangan. "Sistem otomatis yang kami pakai bekerja sama dengan teknologi dari Tiongkok yang kualitasnya lebih baik,” ungkap Cheng.
Untuk produk, Lion Metal Works mengembangkan produk yang bisa terhubung dengan kanal perdagangan daring atau e-commerce.
Cheng mengatakan, perseroan juga meningkatkan teknologi produksi guna menekan biaya sekaligus meningkatkan kualitas produk. Lebih lanjut, LION melalui lewat anak usahanya PT Singa Purwakarta Jaya juga memasarkan properti berupa lahan kawasan industri di Purwakarta, Jawa Barat.
Perlu diketahui, hingga kuartal III-2025, LION membukukan penurunan penjualan 16,93% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 243,6 miliar. Di saat yang sama, perseroan rugi Rp 33,69 miliar, anjlok 3,77% daripada kerugian di periode yang sama tahun sebelumnya.
Selanjutnya: Rayakan Valentine Lebih Hemat, 11 Promo Kuliner Spesial Menanti Anda
Menarik Dibaca: Rayakan Valentine Lebih Hemat, 11 Promo Kuliner Spesial Menanti Anda
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)