kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Mendag klaim harga bawang merah mulai turun


Senin, 26 Agustus 2013 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Petugas mengisi bahan bakar minyak jenis Pertamax Turbo di SPBU Pertamina, Kuningan, Jakarta, Rabu (30/3/2022). KONTAN/Fransiskus SImbolon


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

TEGAL-Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan, mengklaim harga bawang merah yang sempat naik tinggi jelang Idul Fitri, 8 Agustus 2013, mulai mengalami penurunan.

Gita menuturkan, kesimpulan tersebut didapatnya setelah mengunjungi sejumlah daerah serta sentra bawang merah di Tegal, Jawa Tengah, Minggu (25/8/2013).

"Harga rata-rata bawang merah nasional pada tanggal 23 Agustus 2013 sebesar Rp. 59.650 per kilogram. Itu artinya turun 11.65 persen dibanding harga tanggal 16 Agustus 2013," kata Gita Wirjawan, Minggu siang.

Meski cenderung menurun, Gita mengakui harga tersebut relatif masih tinggi. Namun, ia menilai kondisi itu masih dalam tahap kewajaran atau bukan karena ada rekayasa harga jual bawang merah.

"Kondisi tersebut, disebabkan karena berkurangnya pasokan ke pasar dari daerah sentra produksi akibat gagal panen karena curah hujan yang masih tinggi, kemarau basah," tuturnya.

Gita optimistis, harga bawang merah di berbagai daerah di Indonesia ke depannya bakal terus menurun.

"Saat ini, terdapat beberapa sentra produksi bawang merah yang mulai panen. Diharapkan, dengan bertambahnya pasokan bawang merah dari sentra-sentra produksi itu, harga bawang merah akan berlanjut turun dan normal kembali," tandasnya. (Reza Gunadha/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×