kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.142   28,00   0,16%
  • IDX 7.493   34,24   0,46%
  • KOMPAS100 1.036   6,95   0,67%
  • LQ45 746   -0,65   -0,09%
  • ISSI 271   2,08   0,77%
  • IDX30 400   -0,73   -0,18%
  • IDXHIDIV20 486   -4,36   -0,89%
  • IDX80 116   0,49   0,43%
  • IDXV30 135   -0,15   -0,11%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Menperin berkunjung ke Italia demi alat konversi


Rabu, 25 Januari 2012 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung pecahan 100 dollar US di salah satu bank di Jakarta,


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Untuk mendukung program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan menjajaki pemakaian teknologi alat konversi ke Italia dan Koera Selatan.

Untuk itu, Menteri Perindustrian, MS Hidayat dan Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) berniat untuk bertandang ke dua negara tersebut pekan ini.

Budi Darmadi, Dirjen IUBTT mengungkapkan, rencana kunjungan ke dua negara itu untuk mempersiapkan alat konversi ke BBG di dalam negeri. "Mereka merupakan sumber teknologi alat konversi," ungkap Budi, Rabu (25/1).

Budi menampik, kalau tujuannya ke Italia dan Korea Selatan untuk memperlancar rencana impor alat konversi. Ia menyatakan, kedatangannya ke Italia dan Korea Selatan itu hanya untuk mengamati dan mempelajari teknologi alat konversi di negara bersangkutan. Selanjutnya, teknologi alat konversi itu akan digunakan di Indonesia untuk diimplementasikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×