kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Menperin berkunjung ke Italia demi alat konversi


Rabu, 25 Januari 2012 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung pecahan 100 dollar US di salah satu bank di Jakarta,


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Untuk mendukung program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan menjajaki pemakaian teknologi alat konversi ke Italia dan Koera Selatan.

Untuk itu, Menteri Perindustrian, MS Hidayat dan Budi Darmadi, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) berniat untuk bertandang ke dua negara tersebut pekan ini.

Budi Darmadi, Dirjen IUBTT mengungkapkan, rencana kunjungan ke dua negara itu untuk mempersiapkan alat konversi ke BBG di dalam negeri. "Mereka merupakan sumber teknologi alat konversi," ungkap Budi, Rabu (25/1).

Budi menampik, kalau tujuannya ke Italia dan Korea Selatan untuk memperlancar rencana impor alat konversi. Ia menyatakan, kedatangannya ke Italia dan Korea Selatan itu hanya untuk mengamati dan mempelajari teknologi alat konversi di negara bersangkutan. Selanjutnya, teknologi alat konversi itu akan digunakan di Indonesia untuk diimplementasikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×