kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Menperin minta produk kertas ramah lingkungan


Jumat, 22 Mei 2015 / 15:59 WIB
ILUSTRASI. Dari Nasi Jinggo hingga Tipat Cantok jadi sederet makanan khas Bali yang wajib Anda coba


Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan

PEKANBARU. Menteri Perindustrian Saleh Husin mengingatkan pengusaha kertas untuk mulai menggarap industri hilir yang mengedepankan konsep berwawasan lingkungan. Pasalnya, pasar internasional kian menuntut produk hasil sumber daya alam yang ramah lingkungan.

Nah, jika tidak memenuhi kriteria tersebut, tentu akan sulit bagi pengusaha kertas nasional untuk bisa bersaing dalam rangka pasar bebas Asean (Masyarakat Ekonomi Asean/MEA).

Hal tersebut diungkapkan Saleh Husin di peresmian mesin kertas baru PT Riau Andalan Pulp and Paper (APRIL group) yang dilaksanakan hari ini, Jumat (22/5).

Ia juga meminta pengusaha kertas menerapkan standar industri yang lebih menitikberatkan pada efisiensi bahan baku, air dan energi. Ditambah lagi dengan diversifikasi energi, eco design, dan teknologi rendah karbon untuk meminimalisasi limbah.

"Dengan begitu akan berdampak pada ekspor produk kertas nasional yang akan naik," kata Saleh Husin, Jumat (22/5).

Husin menjelaskan, kebutuhan kertas dunia terus meningkat setiap tahun. Di 2020 mendatang, kebutuhan kertas diperkirakan akan naik menjadi 490 juta ton meningkat dari saat ini yang sekitar 394 juta ton.

Saat ini konsumsi kertas per kapita di Indonesia terbilang masih rendah yakni hanya sekitar 32,6 kilogram. Itu artinya potensi pengembangan dalam negeri juga masih besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×