kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45962,41   12,26   1.29%
  • EMAS989.000 9.409,62%
  • RD.SAHAM -1.34%
  • RD.CAMPURAN -0.36%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.03%

Menteri Perdagangan Tinjau Pendistribusian Minyak Goreng oleh PPI ke Pedagang Pasar


Rabu, 09 Maret 2022 / 16:01 WIB
Menteri Perdagangan Tinjau Pendistribusian Minyak Goreng oleh PPI ke Pedagang Pasar
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan Tinjau Pendistribusian Minyak Goreng oleh PPI


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - ​JAKARTA. Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi memantau pendistribusian minyak goreng yang dilakukan oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia / PPI di Pasar Kebayoran Lama pada Rabu, (9/3).

Pada kegiatan tersebut, Menteri Lutfi didampingi oleh Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana, Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati, dan Direktur Komersial & Pengembangan PPI Andry Tanudjaja.

Menteri Lutfi mengatakan, supplier memasok minyak goreng curah pada harga 10.500 per liter dan tidak boleh dijual pedagang lebih dari Rp11.500 per liter. Dia menekankan marginnya sudah cukup.

"Kami akan berkoordinasi dengan aparat hukum dan penyelidik pegawai negeri sipil (PPNS) untuk memastikan bahwa tidak ada lagi orang yang menjual minyak goreng curah dan kemasan di atas harga eceran yang ditentukan oleh pemerintah di ritel modern dan tradisional," kata Lutfi.

Baca Juga: PPI Member ID Food Tuntaskan Program Tahap Ke - 5 Pengentasan Stunting di NTB

Ketersediaan minyak CPO hasil dari implementasi kebijakan domestic market obligation (DMO) diyakini telah cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama satu bulan, bila dihitung sejak 14 Februari. Kemendag akan segera membereskan distribusi dan membuat harga sesuai yang ditentukan pemerintah.

Harga rata-rata nasional, minyak goreng sudah di Rp16.000, terpaut Rp2.000 dengan harga tertinggi kemasan premium. Oleh karena minyak goreng yang beredar hari ini merupakan minyak DMO, minyak pemerintah harus dijual sesuai dengan ketentuan pemerintah. Yang melawan ketentuan tersebut, akan dituntut di hadapan hukum secara tegas.

"Kami memastikan stok cukup, DMO akan berjalan. Kami akan memperhitungkan dengan hitungan baru untuk memastikan stok di dalam negeri cukup. Saya ingatkan kepada semua,  HET pemerintah ini akan ditegaskan. Tidak ada yang berspekulasi HET ini akan dicabut. Tetapi akan dipastikan dilaksanakan, karena barang DMO-nya sudah melimpah. Dalam tiga minggu ini ketersediaan sudah lebih dari cukup untuk satu bulan. Kami sedang menunggu kecepatan dari penurunan harga minyak goreng di lapangan," jabar Menteri Lutfi.

Sementara Arief Prasetyo Adi akan meminta bantuan Pasar Jaya, untuk memasang spanduk yang menekankan bahwa harga minyak goreng curah Rp11.500 per liter atau Rp12.800 per kilogram. "Diharapkan setelah ini jelang bulan puasa dan lebaran, stok dan harga akan stabil," kata Arif.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental Supply Chain Planner Development Program (SCPDP)

[X]
×