kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Meski belum berdampak, Adaro Energy dan Bumi Resources tetap waspadai virus corona


Selasa, 11 Februari 2020 / 17:11 WIB
ILUSTRASI. Tambang batubara PT Adaro Enrgy Tbk


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

Terlepas dari itu, manajemen BUMI tetap waspada dan terus mencermati dampak virus tersebut terhadap permintaan batubara dari Negeri Tirai Bambu. “Kami masih harus menunggu dan melihat apakah ada dampak (virus corona) di masa depan,” ujar dia, hari ini.

Ia pun menyebut, pada dasarnya masih sulit memproyeksikan potensi ekspor batubara ke China pada tahun ini. Meski begitu, BUMI selalu membuka kemungkinan mengubah pangsa pasarnya apabila virus corona terus mengancam kinerja perusahaan.

Baca Juga: Aksi Bumi Resources (BUMI) Bangun Proyek Gasifikasi Batubara di Kalimantan

Sekadar informasi, tahun lalu BUMI memproduksi 86,3 juta ton batubara dengan volume penjualan sebesar 87,7 juta ton. “Penjualan ekspor ke China diperkirakan memiliki porsi sekitar 19%,” ungkap Dileep.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×